Yamaha

Menag: Covid-19 Tak Kurangi Esensi Puasa Ramadan

  Kamis, 23 April 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi ramadan. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Kementerian Agama telah menetapkan awal bulan suci Ramadan jatuh pada Jumat, 24 April 2020. Penetapan itu berdasarkan hasil hisab dan rukyat yang dilakukan di 82 titik di Indonesia.

Menteri Agama Fachrul Razi yang memimpin langsung Sidang Isbat mengatakan, dari titik ke titik posisi hilal di atas ufuk berkisar antara 2 derajat 41 menit sampai dengan 3 derajat 44 menit. Dengan pertimbangan itu, maka awal Ramadan pun ditetapkan.

"Kami dengan suara bulat menetapkan bahwa awal Ramadan 1441 Hijriah jatuh pada esok hari bertepatan pada hari Jumat tanggal 28 april 2020," kata Menag melalui telekonferensi, Kamis (23/4/2020).

Lebih lanjut, Fachrul Razi menuturkan, bulan suci Ramadan tahun ini dunia dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Maka, ada penyesuaian terhadap tata cara ibadah yang sesuai dengan protokol kesehatan. Pemerintah menganjurkan agar pusat ibadah selama Ramadan dilakukan di rumah masing-masing.

"Banyak hal yang harus kita sesuaikan agar nilai nilai ibadah kita tidak berkurang dan penyebaran Covid-19 dapat kita eliminasi," ujarnya.

Meski begitu, menurut Menag, tidak mengurangi esensi bulan suci Ramadan. Umat muslim di Indonesia diminta tetap semangat dalam meningkatkan ibadah.

"Meskipun di tahun ini kita tidak bisa buka puasa bersama, tadarus bersama, tarawih bersama, dan itikat bersama di masjid, namun hal itu tidak boleh mengurangi semangat dan tekad kita memanfaatkan kehadiran bulan ramadan untuk meningkatkan ibadah kita," ungkapnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar