Yamaha

Kasus Positif Covid-19 di Kuningan Bertambah Akibat Pemudik dari Bekasi

  Rabu, 13 Mei 2020   Erika Lia
Ilustrasi wabah virus corona. (MGN)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Seorang warga Kabupaten Kuningan terkonfirmasi Covid-19 (positif) yang diduga dipaparkan perawat pada salah satu rumah sakit di Bekasi.

Perawat dimaksud merupakan anggota keluarga sang pasien positif, yang pulang kampung dari Bekasi ke Kuningan.

Juru bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengungkapkan, sang pasien berjenis kelamin laki-laki dengan usia 46 tahun.

Pasien terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Sebelumnya, sang pasien dinyatakan positif berdasarkan rapid diagnostic test (RDT).

"Saat ini pasien sudah diisolasi di rumah sakit," cetusnya, Rabu (13/5/2020).

Sang pasien diduga terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dari anggota keluarganya yang pulang dari Bekasi. Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai perawat pada salah satu RS di Bekasi.

Pasien laki-laki tersebut, imbuhnya, merupakan anggota keluarga kedua yang terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan swab. Anggota keluarga pertama yang terkonfirmasi positif merupakan ayah dari sang perawat.

"Jadi sang perawat ini pulang ke Kuningan. Setelahnya, sang ayah sakit dan terkonfirmasi positif. Kemudian, seorang anggota keluarga lainnya juga terkonfirmasi positif," bebernya.

Agus yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan ini mengemukakan, dari hasil tracking menggunakan RDT, total sepuluh orang pada keluarga tersebut dinyatakan positif.

Saat ini, selain dua orang yang telah dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan swab, delapan orang sisanya yang dinyatakan positif hasil RDT masih menanti hasil swab.

"Delapan dari sepuluh anggota keluarga perawat itu sudah menjalani RDT dan hasilnya positif. Sekarang mereka masih menunggu hasil swab. Kemungkinan anaknya yang dari Bekasi itu carier (pembawa virus)," ungkapnya.

Saat ini, sang perawat telah kembali ke Bekasi. Agus meyakinkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas di Bekasi.

Kejadian itu sendiri telah menambah jumlah pasien positif di Kabupaten Kuningan menjadi delapan pasien per 13 Mei 2020. Jumlah tersebut bertambah satu orang dibanding sehari sebelumnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar