Yamaha

Bandel saat PSBB, Pemilik Usaha di Kota Cirebon Dihadiahi Peringatan

  Jumat, 15 Mei 2020   Erika Lia
Petugas Satpol PP Kota Cirebon mengingatkan toko yang dilarang buka saat PSBB untuk menutup tempat usahanya. (Ayocirebon.com/Istimewa)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Sedikitnya sembilan tempat usaha di Kota Cirebon 'dihadiahi' surat peringatan setelah disinyalir melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kesembilan tempat usaha itu diketahui membandel dengan tetap membuka usahanya kala penerapan PSBB tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Cirebon sejak 6 Mei 2020.

Otoritas setempat membuka kemungkinan penambahan jumlah surat peringatan, mengingat kesadaran masyarakat yang masih rendah.

"Kami sudah melayangkan sembilan surat peringatan kepada pemilik usaha yang masih nekat buka selama PSBB," ungkap Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Cirebon Toto Suharto, Jumat (15/5/2020).

Hari ini, pihaknya menggelar sidak ke sejumlah tempat usaha di ruas Jalan Cipto Mangunkusumo maupun Jalan Pagongan, Kota Cirebon.

Surat peringatan, imbuhnya, dimungkinkan bertambah sebab sampai kini tak sedikit tempat usaha yang masih buka.

"Harus diakui, tingkat kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masih kurang," cetusnya.

Sejak PSBB diberlakukan, klaimnya, pihaknya terus berupaya menyosialisasikan ketentuan PSBB, salah satunya ihwal tempat usaha yang boleh tetap buka dan yang tak boleh buka selama PSBB.

Dia meyakinkan, sosialisasi dilakukan dengan mengedepankan sikap humanis, salah satunya dengan mengerahkan seniman yang memerankan tokoh punakawan. Meski begitu, pemilik usaha yang dilarang buka selama PSBB tetap abai pada ketentuan.

"Penyebaran Covid-19 bisa dicegah kalau upaya pencegahan dilakukan bersama. Kami mohon setiap pihak mematuhi aturan PSBB," pintanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar