bank bjb
  
Yamaha

PSBB Tahap 2 di Kota Cirebon Antisipasi Mremaan

  Selasa, 19 Mei 2020   Erika Lia
PSBB Tahap 2 di Kota Cirebon Antisipasi Mremaan
Petugas menyosialisasikan ketentuan PSBB kepada pedagang di luar pengecualian yang bersikeras berjualan di sekitar PGC, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Istimewa)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Maremaan/mremaan beberapa hari jelang Idulfitri 2020 menjadi salah satu situasi yang diantisipasi Pemkot Cirebon pada PSBB Tahap 2 ini.

PSBB Tahap 2 di Kota Cirebon rencananya mulai berlaku Rabu (20/5/2020).

Maremaan/mremaan berkaitan dengan penerimaan keuntungan besar di masa-masa tertentu, seperti lebaran, libur sekolah, dan hari-hari besar lain.

Persiapan masyarakat menyambut lebaran seperti sekarang menjadi momen mremaan.

AYO BACA : Hindari Penularan Covid-19 saat Idulfitri, Majalengka Perpanjang PSBB

"Kami perlu antisipasi Kamis dan Jumat menjelang lebaran ini. Biasanya maremaan,' ungkap Kasatpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan, Selasa (19/5/2020).

Meski di tengah pandemi Covid-19, mremaan dinilai tetap perlu diantisipasi, mengingat otoritas penanganan Covid-19 setempat akan merileksasi pasar tradisional dan modern selama PSBB Tahap 2. Dengan kata lain, pengelola diizinkan buka normal.

Dengan begitu, menurutnya, pasar akan tetap diserbu warga yang ingin membeli baju baru dan makanan untuk lebaran.

Namun, bukan berarti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dikesampingkan. Sanksi akan selalu dijatuhkan bagi pelanggar.

AYO BACA : PSBB di Indramayu Kembali Diperpanjang sampai 29 Mei

"Pengelola usaha tetap harus mengendalikan pengunjung. Kalau masih ditemukan pelanggaran, kami akan menutup usahanya," tegasnya.

Sekalipun terdapat rileksasi, sejumlah arena hiburan tetap tak diizinkan buka, seperti bioskop, permainan anak, maupun tempat hiburan.

Rileksasi terhadap pasar atau pelaku usaha, disampaikan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, sebagai upaya menyeimbangkan sektor perekonomian di daerah berjuluk Kota Udang itu.

"Masing-masing pengelola pusat belanja, baik pasar tradisional maupun modern, tetap harus bertanggungjawab melaksanakan protokol pencegahan Covid-19," katanya.

Baik pedagang dan pembeli harus tetap mengenakan masker. Bila tidak, pengunjung tak diizinkan berbelanja.

Azis memberi opsi bagi pengelola dengan menyediakan masker untuk dikenakan pengunjung.

AYO BACA : Kenalkan, 'A New Normal Life' untuk PSBB Kota Cirebon Tahap 2


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar