Yamaha

Lebaran di Tengah Covid-19, Penjualan Oleh-oleh Khas Cirebon Loyo

  Selasa, 26 Mei 2020   Erika Lia
Penjualan oleh-oleh khas Cirebon loyo di tengah melesunya sektor pariwisata akibat Covid-19. (Ayocirebon/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Penjualan oleh-oleh khas Cirebon loyo terimbas melesunya sektor pariwisata di Kota Cirebon pasca Covid-19 mewabah.

Libur lebaran yang biasanya jadi waktu panen para pelaku usaha pariwisata, tahun ini menjadi masa paceklik.

Salah satu pemilik toko oleh-oleh di Kota Cirebon, Daud Muljanto mengaku, penjualan oleh-oleh tahun ini jeblok hingga berkisar 90%. Kondisi itu terjadi setidaknya tiga bulan belakangan.

"Sejak ada pandemi (Covid-19) penjualan turun sampai 90%," ungkapnya, Selasa (26/5/2020).

Pemilik Toko Daud yang memiliki tiga cabang di Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon ini mengaku, tahun ini pengunjung ketiga tokonya tak sebanyak tahun lalu.

Sebelum pandemi, lebih dari 30 orang biasanya mengunjungi tokonya mencari buah tangan. Jumlahnya berlipat pada akhir pekan.

Sayang, kala virus SARS-CoV-2 melanda secara global, pengunjung menyusut hingga terhitung jari. Setidaknya sepuluh pengunjung yang mendatangi tokonya saja, sudah membuatnya bersyukur.

AYO BACA : Kaladama, Varian Tahu Gejrot Khas Cirebon Timur

Dia tak menampik, libur lebaran kali ini berbeda dengan lebaran sebelumnya. Para pemudik yang meramaikan toko oleh-oleh untuk membeli suvenir tak banyak dijumpai tahun ini.

"Biasanya kalau libur lebaran, toko ramai. Mereka cari tape ketan atau bumbu empal gentong khas Cirebon," cetusnya.

Sepinya pengunjung membuat dirinya mengembalikan sedikitnya 80% stok barang di toko. Selebihnya, dia masih mengusahakan untuk menjualnya.

Meski tokonya mengalami penurunan omzet, Daud mengaku tak sampai hati merumahkan karyawan di ketiga tokonya.

Untuk menutupi biaya operasional dan menggaji karyawan, dirinya menyiasati situasi dengan menawarkan oleh-oleh secara daring.

"Mulai ada peningkatan sekitar 20% dari penjualan daring," cetusnya.

Menurutnya, sektor pariwisata akan terus terancam bila pandemi tak berakhir. Karenanya, dia berharap pandemi segera berlalu sehingga industri pariwisata kembali pulih.

AYO BACA : Penjualan Batik Cirebon Melandai, Andalkan Stok Lama


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar