Yamaha

Banjir Rob Rendam Pesisir Cirebon

  Selasa, 02 Juni 2020   Erika Lia
Banjir rob menggenangi sejumlah pemukiman penduduk di kawasan pesisir Cirebon. (Ayocirebon.com/Istimewa)

MUNDU, AYOCIREBON.COM -- Ratusan warga terdampak banjir rob yang melanda kawasan pesisir Cirebon pasca hujan yang deras.

Banjir setinggi sekitar 70 cm setidaknya merendam tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon, masing-masing Mundu, Gebang, dan Losari. Selain itu, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pula turut terendam sekitar 30 cm.

Kejadian itu sendiri bermula ketika hujan deras mengguyur nyaris merata di Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon sejak Senin (1/6/2020) sore. Beruntung, malam hari seiring berakhirnya hujan, banjir rob pun menyurut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman menyebut, sebelum rob cuaca di Kabupaten Cirebon pada siang hari cukup panas dan menurun drastis pada pukul 15.00 WIB.

"Terjadi penurunan suhu mendadak pada sore hari," katanya.

Kondisi itu terjadi di sekitar Laut Jawa hingga mengakibatkan angin dan ombak air laut naik ke darat (rob).

Pihaknya mendata, sedikitnya 423 rumah terendam dan 550 kepala keluarga terdampak banjir rob.

Banjir rob tertinggi diketahui dialami warga di Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, dengan ketinggian air berkisar 50-70 cm.

"Tak ada warga yang mengungsi," ujarnya.

Terpisah, Ketua URT Logistik Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPDB) Kota Cirebon, Heru Triswandaru menerangkan, banjir rob di Kota Cirebon merendam pemukiman warga di sekitar pesisir Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk.

"Air merendam empat RT dan satu RW di Kelurahan Panjunan," cetusnya.

Ketinggian berkisar 30 cm pada petang hari. Namun, air kemudian mulai surut pada malam hari.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar