Yamaha

Kota Cirebon Perpanjang Masa Belajar di Rumah

  Selasa, 02 Juni 2020   Erika Lia
Ilustrasi siswa belajar di rumah. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Masa belajar di rumah bagi pelajar di Kota Cirebon kembali diperpanjang.

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menyebut, perpanjangan kembali masa belajar di rumah berlaku sejak 30 Mei 2020. Namun, pihaknya belum membatasi waktu perpanjangan tersebut.

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19, masa belajar di rumah kembali diperpanjang dari 30 Mei 2020 hingga diterbitkannya surat edaran lebih lanjut," katanya, Selasa (2/6/2020).

Surat edaran dimaksud berupa Surat Edaran (SE) dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Kementerian menilai, kondisi yang berkembang sejauh ini masih belum memungkinkan bagi pelajar untuk mengikuti pendidikan di sekolah.

SE dari Mendikbud sendiri menjadi dasar pihaknya kemudian menerbitkan SE Wali Kota Cirebon Nomor 443/Disdik Tentang Penyesuaian Pelayanan Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Penularan dan Penyebaran Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Cirebon.

Azis pun kembali meminta guru, tenaga kependidikan, tenaga administrasi/karyawan, maupun siswa untuk mematuhinya dengan benar-benar belajar di rumah.

Dia pula meminta satuan pendidikan sebagai komponen masyarakat terdidik untuk meningkatkan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid-19 kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat.

"Selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, tak beraktivitas di luar rumah, kecuali sangat penting, serta selalu menjaga jarak," imbaunya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Irawan Wahyono mengemukakan, selama masa belajar di rumah, satuan pendidikan masih berfungsi melayani kebutuhan publik, seperti legalisasi ijazah dan lainnya.

"Kepala sekolah bisa mengatur piket secara proporsional," cetusnya.

Menurutnya, paling banyak 30% dari guru, tenaga kependidikan, dan karyawan sekolah diutamakan melayani kebutuhan publik, petugas kebersihan, dan petugas keamanan.

Dia pun mengingatkan, pelaksanaan piket tetap harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar