Yamaha

Jelang AKB, Pedagang dan Pembeli di Pasar Indramayu Harus Penuhi Ini

  Jumat, 19 Juni 2020   Erika Lia
Jelang fase AKB, Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat cek kesiapan pasar tradisional. (Ayocirebon.com/Istimewa)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Menjelang fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Indramayu, pasar menjadi target perhatian otoritas setempat.

Plt Bupati Indramayu sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu Taufik Hidayat menyebut, penerapan PSBB Proporsional berakhir pada 26 Juni 2020.

"Selanjutnya, Indramayu akan menuju fase AKB. Berbagai sarana umum wajib disiapkan agar siap memasuki fase yang mengubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru," tuturnya, Jumat (19/6/2020).

Pasar tradisional menjadi lokasi awal sosialisasi fase AKB. Alasannya, pasar merupakan sarana umum yang vital bagi kehidupan manusia.

Pasar, lanjutnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah karena menjadi tempat bertemunya banyak orang dan transaksi jual beli.

Kepala pasar ditunjuk sebagai penanggung jawab pelaksanaan danĀ  pengawasan protokol kesehatan di pasar. Pengunjung yang tak mengenakan masker harus tak diizinkan masuk pasar.

"Saat pelaksanaan AKB, saya minta kepala pasar bertanggung jawab terhadap penerapan AKB. Jangan sampai ada warga yang tak menggunakan masker di pasar," perintahnya.

Setiap pasar tradisional pula harus memiliki petugas khusus di pintu utama yang bertugas mengawasi orang yang masuk pasar. Selain memeriksa suhu tubuh, petugas khusus berwenang tak mengizinkan pengunjung yang tak mengenakan masker untuk masuk pasar.

Selain pembeli, para pedagang harus jug mengenakan masker dan sarung tangan dalam bertransaksi. Pada setiap kios harus tersedia tempat cuci tangan atau menyediakan cairan pembersih tangan dan memberikan tanda jaga jarak.

"Pedagang harus membuat surat pernyataan bersedia mematuhi protokol kesehatan," pintany.

Petugas pasar juga harus terus berkeliling ke setiap kios untuk mengawasi jalannya protokol kesehatan, sekaligus mengingatkan para pedagang dan pembeli.

Dia meminta petugas pasar tegas meminta setiap orang melaksanakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

"Jangan main-main, kami semua tak ingin terpapar (virus corona) dari tempat ini. Saya siapkan sanksi jika masih ada pelanggaran protokol kesehatan di pasar," tegasny.

Kepala Pasar Baru Indramayu, Ahmad Jamaludin mengemukakan, menjelang AKB sosialisasi protokol kesehatan terus digencarkan terhadap semua yang ada di pasar. Setiap yang masuk ke areal pasar, baik pedagang dan pengunjung, sudah diingatkan wajib mengenakan masker.

"Saat ini kami juga mendorong setiap kios menyiadiakan tempat untuk cuci tangan dan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak, dan selalu mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar