Yamaha

Kabupaten Kuningan Zero Case, Protokol Kesehatan Tetap Berlaku

  Sabtu, 27 Juni 2020   Erika Lia
KUNINGAN, AYOCIREBON.COM- Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon nol, Sabtu (27/6/2020). Daerah berjuluk Kota Kuda ini pun bersiap menerapkan fase AKB.
 
Sampai 27 Juni 2020, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon mencapai 2.168 kasus. Dari jumlah itu, 16 kasus di antaranya merupakan pasien positif.
 
Selama beberapa waktu menyisakan satu pasien dalam pengawasan, hari ini pasien tersebut dinyatakan pulih. Dengan begitu, Kabupaten Kuningan mencatatkan nol kasus positif (zero case).
 
"Alhamdulillah Zero case untuk yang positif," ungkap juru bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin.
 
Dari total 16 pasien positif, 2 pasien di antaranya meninggal dunia. Sisanya, 14 pasien dinyatakan sembuh.
 
Meski zero case pada kasus positif, diketahui terjadi penambahan warga yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test. Pada Jumat (26/6/2020), tercatat 53 orang dinyatakan reaktif hasil rapid test.
 
Jumlah itu meningkat Sabtu ini menjadi 55 orang, dengan 20 orang di antaranya masih dalam pengawasan. Sementara, 5 orang meninggal dunia dan 30 orang dinyatakan sembuh.
 
"Rapid test memang ada kenaikan, meski tidak terlalu signifikan, mudah-mudahan bisa segera sembuh juga," tutur Agus yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan ini.
 
Sekalipun kini zero case, pihaknya mengingatkan masyarakat tetap waspada, mematuhi protokol kesehatan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
 
"Meski nanti PSBB akan dicabut, petugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  akan tetap memantau penerapan protokol kesehatan," tegasnya.
 
Masa PSBB di Kabupaten Kuningan diketahui berakhir 26 Juni 2020. Serupa dengan daerah lain se-Jawa Barat, Kuningan pun bersiap menerapkan fase AKB.
 
"Kami sedang menunggu surat resminya (ihwal AKB) dari provinsi," ujarnya.
 
Selain 16 kasus positif dan 55 kasus reaktif, tercatat pula 174 PDP di Kuningan. Dari jumlah itu, 24 pasien masih dalam proses pengawasan dan 150 pasien dinyatakan selesai diawasi.
 
Jumlah ODP terdata 1.763 orang, dengan 13 orang masih dalam pemantauan dan 1.750 orang masih dipantau.
 
Dari jumlah OTG yang mencapai 231 orang, otoritas setempat menyatakan seluruhnya telah selesai diawasi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar