Yamaha

8 Kursi Jabatan Eselon 2 di Kabupaten Indramayu Kosong

  Selasa, 30 Juni 2020   Erika Lia
Kantor Bupati Indramayu. (Mukhammad Fatkhullah)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 8 kursi eselon II di lingkungan Pemkab Indramayu kosong. Sejauh ini, 43 pejabat mengajukan diri melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) jabatan pimpinan tinggi pratama.

Kekosongan kursi pimpinan itu meliputi Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta Staf Ahli Pemasyarakatan dan SDM.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Wahidin mengungkapkan, mereka yang mendaftar pada seleksi terbuka merupakan pejabat esellon III.

Sejauh ini, mereka sudah menjalani tahapan seleksi, mulai seleksi manajerial hingga seleksi kompetensi bidang.

"Pada seleksi kompetensi bidang, peserta dituntut membuat makalah tentang program, inovasi, atau terobosan lain, untuk kemajuan daerah, sesuai bidangnya masing-masing, serta berdasarkan visi dan misi Kabupaten Indramayu," terangnya.

Dia meyakinkan, pengisian kekosongan jabatan diupayakan secepatnya agar pelayanan masyarakat tak terganggu.

Pihaknya berharap, melalui seleksi terbuka, terpilih pejabat pimpinan tinggi pratama berkemampuan di bidangnya yang akan melaksanakan tugas sejalan dengan kebijakan Pemkab Indramayu.

Anggota Panitia Seleksi (Pansel) dari akademisi, Ujang Suratno mengungkapkan, bobot penilaian seleksi terbuka diambil dari masing-masing seleksi yang digelar.

"Bobot Seleksi Kompetensi Manajerial 25%, Seleksi Kompetensi Bidang meliputi membuat satu makalah 20%, wawancara 35%, dan rekam jejak 20%," jelasnya.

Bobot penilaian itu sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019.

Kelak, jumlah peserta seleksi terbuka akan mengerucut menjadi 3, yang dipilih berdasarkan nilai 3 besar. Ke-3 nama itu selanjutnya diserahkan kepada bupati Indramayu untuk dipilih.
 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar