Yamaha

Survei: Ekonomi Warga Zona Merah Memburuk karena Covid-19

  Selasa, 07 Juli 2020   Suara.com
ilustrasi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Kondisi perekonomian rumah tangga warga yang hidup di kawasan zona merah memburuk akibat pandemi Covid-19. Hal ini berdasarkan survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Peneliti LSI Ardian Sopa mengatakan, warga yang mengakui kondisi tersebut didapatkan dari 74,8% responden survei. Sementara itu 22,4% responden merasa kondisi ekonominya tidak berbeda dengan sebelum adanya pandemi. 2,2% responden lainnya malah merasa kondisi perekonomiannya jauh lebih baik dan 0,6% responden memilih tidak tahu.

"Sebesar 74,8% publik menyatakan bahwa kondisi ekonomi mereka saat ini, saat pandemi Covid-19, lebih buruk dan bahkan jauh lebih buruk dibandingkan masa sebelum Covid-19," kata Adrian saat mempaparkan melalui aplikasi Zoom, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, LSI juga menemukan bahwa semakin rendahnya tingkat ekonomi, dampak buruk akibat pandemi Covid-19 pun semakin terasa kencang. Sebanyak 81,3% responden yang berpendapatan di bawah Rp1,5 juta merasakan pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonominya jauh lebih buruk.

Ada 77,8% responden dari yang berpenghasilan Rp1,5 juta-Rp3 juta juga merasa perekonomiannya kian memburuk. Lalu dalam kelompok pendapatan Rp3 juta-Rp4,5 juta setidaknya ada 77,5% yang merasakan hal yang sama. Begitu juga bagi yang memiliki pendapatan di atas Rp4,5 juta di mana ada 62,5% responden yang merasa kondisi ekonominya turut memburuk.

Survei di atas dilakukan mulai 8 hingga 15 Juni 2020 dengan melibatkan 8.000 responden. Metode survei yang dilakukan ialah multistage random sampling di delapan provinsi besar dan margin of error pada survei tersebut ialah kurang lebih 2,05%.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar