Yamaha

Sulit Air, Warga 2 Desa di Cirebon Terpaksa Beli Air Isi Ulang

  Kamis, 09 Juli 2020   Erika Lia
ilustrasi kekeringan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KLANGENAN, AYOCIREBON.COM -- Sedikitnya 2 desa di Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, sudah dilanda kekeringan di masa pancaroba ini. Warga kesulitan beroleh air bersih.

Untuk mendapat air bersih yang akan dikonsumsi, warga setempat harus membelinya. Guna keperluan lain seperti mencuci, warga memanfaatkan air sungai.

Pembelian air hingga pemanfaatan sungai dilakukan sebab sumur warga mulai mengering. Situasi itu setidaknya sudah mereka alami sejak awal masa transisi musim hujan ke musim kemarau yang tengah berlangsung kini.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon Faozan menerangkan, ke-2 desa itu setiap tahun mengalami kekeringan lebih dulu ketimbang daerah lain di Kabupaten Cirebon.

"Setiap tahun 2 desa itu kekeringan lebih awal daripada desa-desa lainnya," katanya, Kamis (9/7/2020).

Dia menyebutkan, rerata warga memanfaatkan air sungai yang telah dipompa dan diendapkan minimal 3 hari di sumur sebelum digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sekalipun begitu, sambungnya, pihaknya belum mengirim air bersih sebagai bantuan. Pihaknya beralasan, warga setempat belum mengajukan permintaan bantuan.

"Belum ada pengajuan. Sementara untuk minum warga membeli air galon (isi ulang)" cetusnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar