Yamaha

Hormati Kepergian Sultan Sepuh, Keraton Cirebon Ditutup 3 Hari

  Kamis, 23 Juli 2020   Erika Lia
Keraton Kasepuhan Cirebon ditutup 3 hari sepeninggal Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Sepeninggal Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, Keraton Kasepuhan Cirebon ditutup sebagai destinasi plesir.

Penutupan keraton bagi pelancong berlaku sejak Rabu (22/7/2020) sampai Jumat (24/7/2020). Mulai Sabtu (25/7/2020), keraton akan kembali menyambut publik dengan tangan terbuka.

"Untuk menghormati sultan sepuh, keraton otomatis kami tutup selama 3 hari mulai kemarin (Rabu)," kata Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon, Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat, Kamis (23/7/2020).

Dia tak menampik, peristiwa mangkatnya sultan sepuh pada Rabu pukul 05.20 WIB itu membuat khalayak penasaran. Namun, kepergian sultan sepuh selayaknya tetap mendapat penghormatan.

Publik dipastikan dapat kembali berplesir di area keraton pada akhir pekan nanti.

"Insyaallah Sabtu sudah kembali dibuka untuk wisatawan," ujarnya.

Menurutnya, tingkat kunjungan wisatawan ke Keraton di tengah pandemi Covid-19 sendiri mulai menunjukkan peningkatan. Tingkat kunjungan tertinggi tetap terjadi setiap akhir pekan.

Namun begitu, volume kunjungan di tengah wabah ini tak sebanyak dulu. Dia menyebutkan, sebelum pandemi tingkat kunjungan wisatawan setiap akhir pekan mencapai 700 wisatawan.

"Di tengah pandemi, tingkat kunjungan akhir pekan berkisar 100-150 orang. Untuk hari biasa, jumlahnya variatif," terangnya.

Sejauh ini, pihaknya sendiri terus mempromosikan wisata keraton sebagai upaya meningkatkan kunjungan. Terlebih, saat ini gaya berwisata sudah berbeda dengan masa sebelum Covid-19 melanda.

"Sekarang berwisata harus menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran virus," cetusnya.

Pihaknya berharap, di tengah pandemi, tingkat kunjungan wisata kembali normal, meski tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Dia pun mengharapkan agen-agen perjalanan wisata sinergis dengan keraton.

Harga tiket masuk keraton sendiri dipastikannya tak berubah, Rp15.000/orang untuk umum dan Rp10.000/orang untuk pelajar. Sementara, tiket masuk Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Rp25.000/orang.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar