Yamaha

Objek Wisata di Kabupaten Majalengka Ditutup 2 Pekan

  Rabu, 05 Agustus 2020   Erika Lia
Objek wisata Panyaweuyan di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, yang ramai dikunjungi selepas PSBB. (ayocirebon/Erika Lia)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Pemkab Majalengka telah menutup objek-objek wisata pasca lonjakan kasus Covid-19. Penutupan berlaku hingga 18 Agustus 2020.

Kebijakan penutupan berlaku sejak 4 Agustus 2020 yang disampaikan melalui surat edaran Bupati Majalengka. Dalam surat tersebut, penutupan didasari peningkatan kasus positif di Majalengka yang cukup signifikan dalam 12 hari terakhir, sejak 21 Juli hingga 2 Agustus 2020.

"Seluruh objek wisata di Kabupaten Majalengka ditutup selama 14 hari setelah kasus positif terus meningkat drastis," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka yang juga Sekretaris Percepatan Penanggulangan Covid-19 setempat, Eman Suherman, Rabu (5/8/2020).

Dia memastikan, surat edaran tersebut praktis mencabut kembali surat edaran terkait pembukaan industri pariwisata, sktivitas ekonomi kreatif, dan pertunjukan seni budaya di Kabupaten Majalengka yang telah terbit sebelumnya.

Untuk ini, pihaknya sudah mengintruksikan para pengelola objek wisata serta meminta camat dan kepala desa untuk menyosialisasikannya kembali.

AYO BACA : Majalengka Terancam Masuk Zona Merah

Namun begitu, kebijakan tersebut akan ditinjau dan dievaluasi dalam pelaksanaanya, sebelum kemudian diambil kebijakan lanjutan. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Majalengka, Lilis Yuliasih mengklaim sudah menyosialisasikan ihwal penutupan objek wisata kepada pihak terkait. 

"Penutupan karena kasus positif nambah terus," ujarnya.

Pihaknya sendiri kini menghadapi keterbatasan anggaran pariwisata untuk pengembangan ekonomi kreatif dan kebudayaan. Padahal, sektor itu menjadi lokomotif ekonomi daerah.

"Akibat Covid-19, anggaran kami pun harus mengalami refocusing," cetusnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar