Yamaha

Abaikan Putra Mahkota, Rahardjo Klaim sebagai Plt Sultan Sepuh XV

  Kamis, 06 Agustus 2020   Erika Lia
Prosesi pengangkatan Rahardjo Djali sebagai polmak atau pelaksana tugas Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon. (

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Pria yang mengklaim sebagai keturunan Sultan Sepuh XI, Rahardjo Djali, mengangkat dirinya sendiri sebagai pelaksana tugas atau polmak Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Kamis (6/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Rahardjo menuding penunjukan Putra Mahkota Pangeran Raja Adipati (PRA) Luqman Zulkaedin sebagai penerus Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat yang telah mengikat Juli lalu, telah menyalahi adat istiadat dan aturan keraton.

Pengangkatan dirinya sebagai polmak Sultan Sepuh XV dilaksanakan di Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Dalam prosesi itu, pengangkatan Rahardjo ditandai pengalungan bunga oleh sesepuh anak keturunan Sultan Sepuh XI.

Sedianya, prosesi itu berjalan di rumah Sultan Sepuh XI di dalam area Keraton Kasepuhan. Namun, pintu-pintu keraton dijaga ketat sehingga prosesi dialihkan ke dalam masjid.

Sekalipun tak bisa lagi mengakses keraton, dia meyakinkan kelak dirinya dapat masuk ke dalamnya. Menurutnya, keraton merupakan peninggalan Sunan Gunung Jati yang kepemilikannya komunal milik masyarakat Indonesia, khususnya Cirebon.

AYO BACA : Isu Ambilalih Takhta Belum Reda, Putra Mahkota Keraton Tegaskan Kendali

"Nanti kegiatan keraton akan banyak dilakukan di Jakarta karena saya tinggal di sana," cetusnya.

Disinggung ihwal pengangkatan dirinya sebagai polmak Sultan Sepuh XV, dia memastikan hal itu didasarkan pada surat pernyataan atau pernyataan sikap dari keluarga anak keturunan Sultan Sepuh XI Tadjul Arifin Muhamad Samsudin Radja Nataningrat yang telah menunjuknya sebagai polmak Sultan Sepuh XV.

Tak hanya menuding penunjukan PRA Luqman Zulkaedin tak sah, dia pula menyatakan almarhum Sultan Arief maupun Putra Mahkota PRA Luqman tak memiliki garis keturunan yang sah dari Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin.

Sementara, dirinya merupakan cucu dari Sultan Sepuh XI dari anak perempuan SS XI dari istri kedua yakni Ratu Mas Dolly Manawijah. Berbekal surat pernyataan anak keturunan Sultan Sepuh XI, dia mengemukakan akan menghadapi Putra Mahkota Luqman Zulkaedin secara hukum.

Diketahui, Rahardjo sendiri tengah dalam proses hukum setelah dilaporkan adik almarhum Sultan Sepuh XIV, Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat, setelah upaya pengambilalihan tahta Sultan Sepuh XIV Juni lalu.

Dia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan tindak pidana menyiarkan berita bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat dan atau pencemaran nama baik.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar