Yamaha

Akun Facebook Bupati Majalengka Dibajak, Pelaku Minta Bantuan Dana Covid-19

  Jumat, 14 Agustus 2020   Erika Lia
Tangkapan layar percakapan antara pembajak akun Facebook Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Akun media sosial Facebook milik Bupati Majalengka, Karna Sobahi, diduga dibajak orang tak bertanggungjawab. Dimanfaatkan untuk meminta uang dana penanganan sosial akibat Covid-19.

Dengan menggunakan menggunakan nama serta foto profil Karna, pelaku pembajak meminta seseorang mengirim dana sumbangan bagi kegiatan bakti sosial melalui aplikasi perpesanan Messenger pada Facebook.

Pesan itu dikirim secara pribadi kepada sejumlah rekan kerja Karna. Dalam pesan itu, pembajak meminta bantuan dengan nilai seikhlasnya.

Salah satu pembicaraan yang sempat terekam itu sebagai berikut:

Pembajak akun Karna: "Sy sedang adakan acara baksos penggalangan dana buat bantu masalah Covid, mohon partisipasinya".

Sang penerima pesan pun bertanya ihwal bantuan yang dimaksud, yang lantas dibalas si pembajak, "berikanlah bantuan dana semampunya saja".

Ketika sang penerima pesan menanyakan tujuan pengiriman bantuan yang diminta, si pembajak memberikan nomor rekening bank atas nama berbeda dengan Karna Sobahi.

Karna yang mengetahui kejadian itu setelah sejumlah kolega mengonfirmasi kebenarannya, mengaku terkejut. Namun, dia tak menampik akun yang digunakan pelaku benarlah miliknya.

"Akun tersebut milik saya, tapi sudah lama tak pernah saya gunakan lagi. Saya baru tahu malam ini akun facebook saya dibajak orang," katanya.

Dia pun meminta semua pihak tak memercayai dan menanggapi pesan apapun dalam akun tersebut.

"Saya imbau masyarakat waspada dan tak menanggapi semua permintaan karena itu penipuan," tegasnya.

Meski begitu, dia belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwenang. Sejauh ini, dirinya pun baru mengetahui kejadian itu sebatas informasi lisan.

"Belum lapor (kepada polisi), baru sebatas informasi lisan saja," ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar