Yamaha

17 Kecamatan di Kabupaten Indramayu Ini Masuk Zona Merah

  Rabu, 16 September 2020   Erika Lia
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu. (Erika/AyoCirebon)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 17 kecamatan dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu terpetakan sebagai zona merah Covid-19.

Otoritas penanganan penyakit menular yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu merilis, ke-17 kecamatan zona merah masing-masing Bangodua, Cikedung, Gantar, Haurgeulis, Indramayu, Jatibarang, Kandanghaur, Karangampel, Krangkeng, Lelea, Lohbener, Losarang, Sindang, Sukagumiwang, Sukra, Terisi, dan Tukdana.

"Daerah yang masuk dalam zona merah berarti berisiko tinggi dalam sebaran Covid-19," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Rabu (16/9/2020).

Selain 17 kecamatan dalam zona merah, 5 kecamatan lain masuk dalam zona oranye atau berisiko sedang Covid-19. Ke-5 kecamatan itu yakni Bongas, Cantigi, Juntinyuat, Kedokanbunder, dan Kroya.

Ada pula 2 kecamatan terkategori zona kuning atau berisiko rendah, yaitu Anjatan dan Sliyeg.

Sementara, 7 kecamatan masuk zona hijau atau tak terdampak, masing-masing Arahan, Balongan, Gabuswetan, Kertasemaya, Pasekan, Patrol, dan Widasari.

"Zonasi penyebaran Covid-19 per kecamatan itu akan jadi landasan bagi pemerintah kecamatan setempat dalam pemberian izin hiburan pada hajatan," ungkapnya.

Masyarakat di zona merah dan oranye tak diizinkan menggelar hiburan saat hajatan. Lain halnya dengan masyarakat di zona kuning dan hijau yang diizinkan menggelar hiburan, namun tetap berlaku aturan.

Deden memastikan, kondisi itu diatur pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan Acara Kesenian/Hiburan Dalam Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Menuju New Normal di Kabupaten Indramayu 2020 yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat.

Kepala Disbudpar Kabupaten Indramayu, Carsim membeberkan, hiburan hajatan di zona kuning dibolehkan mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.

"Untuk hiburan hajatan di zona hijau, dibolehkan sampai pukul 24.00 WIB," ujarnya.

Penyelenggara hajatan pun wajib mengantongi rekomendasi dari pihaknya dan izin keramaian dari polsek setempat. Mereka harus pula melayangkan surat permohonan kepada Tim Gugus Tugas Tingkat Kecamatan dan membuat pernyataan sanggup melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Satu hari sebelum pelaksanaan, lanjutnya, penyelenggara wajib melakukan disinfeksi di lokasi hajatan dan sekitarnya. Penyelenggara hajatan pula harus membatasi jumlah tamu undangan dan melarang undangan/penonton hiburan berjoged.

"Pemangku hajat maupun tamu undangan wajib memakai masker," tegasnya.

Dia pun mengingatkan para pelaku seni yang akan manggung dalam hajatan harus sehat, yang dibuktikan dengan surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku. Masker wajib selalu dikenakan, kecuali penyanyi, pemain suling, dan MC, yang boleh membukanya hanya saat melakukan pekerjaan.

Dia menambahkan, melalui Dinkes setempat, para pelaku seni beroleh layanan pemeriksaan Covid-19 gratis. Hanya, mereka disyaratkan membawa surat pengantar dari Disbudpar Kabupaten Indramayu.

Sementara, bagi grup kesenian dari luar Kabupaten Indramayu wajib menunjukan surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar