Yamaha

Tingkat Kesembuhan Capai 70%, Rasio Kontak Erat per Kasus Konfirmasi di Kabupaten Cirebon Diklaim Terbaik

  Kamis, 15 Oktober 2020   Erika Lia
Ilustrasi Swab Test (Dok.Pemprov Jabar)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon berkisar 70%. Seiring itu, rasio kontak erat orang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di Kabupaten Cirebon diklaim telah tercapai.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat sekaligus Kepala Bagian Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan menyebutkan, tercapainya standar internasional untuk rasio kontak erat di Kabupaten Cirebon seiring dengan tingginya tingkat kesembuhan. Dari 969 pasien terkonfirmasi positif, yang sembuh mencapai 672 orang.

"Tingkat kesembuhan di kisaran 70% lebih dan terus meningkat dari pekan ke pekan," tuturnya.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon dinilai berhasil meraih standar WHO dalam pencapaian rasio kontak erat orang yang terinfeksi Covid-19.

Dari 28 daerah di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon menempati posisi teratas dalam pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi.

Rasio kontak erat per kasus konfirmasi merupakan upaya mencari kontak erat antara warga yang terpapar virus dengan orang-orang terdekat. Standar WHO, minimal pada 1 warga yang terpapar Covid-19, harus bisa mencari dan menelusuri kontak erat sejumlah 20 orang.

Berdasarkan standar WHO, rasio kontak itu 1:20 dengan data rinci, seperti nama dan alamat (by name by address). Dari 28 kabupaten/kota, Kabupaten Cirebon menempati posisi pertama dengan rasio kontak 1:30 alias memenuhi standar WHO. 

"Lebih tinggi (warga yang ditelusuri) lebih baik, sebaliknya jika lebih rendah dinilai kurang baik. Rata-rata secara umum, Jabar rasio kontaknya 1:5,37, kecuali salah satunya Kabupaten Cirebon," jelasnya.

Pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi di Kabupaten Cirebon yang tinggi diambil dari laporan harian Kementerian Kesehatan yang tercatat sampai minggu ke-40 periode 5-11 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, dia pula menambahkan, otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon juga telah lama menembus standar pemberian tes usap. Sampai pertengahan Oktober, tes usap sudah mencapai 26.783 sampel atau sudah lebih dari 1% dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon.

"Target awal 1% yakni 22.000 sampel. Realisasi yang sudah kami capai 26.783 sampel, artinya sudah melampaui," tegasnya.

Pihaknya pula, terutama tim medis kini terus mengejar angka kesembuhan. Sebanyak 241 pasien Covid-19 kini masih menjalani karantina dan menjadi sasaran penyembuhan.

Upaya penyembuhan salah satunya bahkan melalui penerapan terapi plasma darah konvalesen. Sejauh ini, hasilnya 2 pasien Covid-19 yang bergejala berat telah pulih.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar