Yamaha

PMI Kabupaten Cirebon Mulai Produksi Plasma Darah

  Senin, 19 Oktober 2020   Erika Lia
Terapi plasma bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon mulai memproduksi plasma darah hasil donor dari penyintas Covid-19.

Rencananya, plasma darah yang dihasilkan digunakan untuk proses penyembuhan pasien positif di Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyebut, sudah ada 2 pendonor plasma darah yang plasmanya akan digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien Covid-19.

"Dari dua pendonor ini menghasilkan sekitar 1.200 cc plasma darah," ungkapnya.

Dia memastikan, plasma darah hasil produksi PMI Kabupaten Cirebon sudah mulai digunakan untuk melakukan terapi kepada 2 pasien yang dirawat di RS Mitra Plumbon dan RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Terapi plasma darah hanya diberikan kepada pasien Covid-19 berskala berat. Kondisi 2 pasien yang mendapat transfusi plasma darah sebelumnya dalam kondisi berat dan kritis.

"Pasien yang mendapat terapi plasma dalam kondisi berat dan kritis," cetusnya.

Namun, setelah beroleh terapi plasma kondisi mereka mengalami perkembangan menggembirakan.

Untuk pasien dalam kondisi berat, imbuhnya, kini sudah tak lagi tergantung alat bantu oksigen. Sementara, pasien kritis seorang lagi sudah lebih baik ketimbang sebelumnya.

Dia menambahkan, sejauh ini sudah ada 2 calon pendonor plasma darah lain yang plasmanya akan diproduksi PMI Kabupaten Cirebon. Pihaknya juga terus mengupayakan untuk kembali mendapat donor plasma darah yang sesuai aturan yang ditetapkan.

"Ada standar tertentu untuk pendonor, tidak bisa sembarang orang," terangnya.

Karenanya, tim medis yang menangani pasien Covid-19 selalu mengedukasi agar bersedia mendonorkan plasma darahnya kala telah pulih.

Selain 2 pasien yang mendapat terapi plasma darah dari PMI Kabupaten Cirebon, 2 pasien lain sebelumnya pula telah beroleh pengobatan dengan metode sama.

Mereka berasal dari RSUD Waled. Ke-2 pasien mendapat terapi plasma yang didapat dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta dan kini telah pulih.

"Jadi, sudah 4 pasien yang dapat terapi plasma darah. Dari 4 orang itu, 2 pasien sudah sembuh dan 2 pasien lain masih perawatan," tandasnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar