Yamaha

Pendaftar Petugas KPPS Minim, Ini Strategi KPU Kabupaten Indramayu

  Senin, 19 Oktober 2020   Erika Lia
Ilustrasi pemilu. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- KPU Kabupaten Indramayu akan bekerjasama dengan lembaga pendidikan bila kuota anggota Kelompok Penyelenggara Pemilihan Suara (KPPS) tak terpenuhi.

Diketahui, KPU Kabupaten Indramayu menghadapi problem minimnya pendaftar KPPS. Sedianya, pendaftaran untuk anggota KPPS dibuka sejak 7 Oktober hingga 13 Oktober 2020.

Namun, akibat kuota tak terpenuhi, pendaftaran diperpanjang hingga 18 Oktober 2020. KPU sendiri masih belum mengantongi hasil rekapitulasi jumlah pendaftar petugas KPPS.

"Sampai sekarang belum ada hasilnya, tapi mudah-mudahan terpenuhi (kuota) karena kami masih terus merekap hasil dari masing-masing PPS melalui PPK untuk kebutuhan masing-masing," terang Komisioner KPU Kabupaten Indramayu Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Parmas (Partisipasi Masyarakat) dan SDM (Sumber Daya Manusia), Dewi Nurmalasari, Senin (19/10/2020).

Sejauh ini, imbuhnya, kebutuhan petugas KPPS sebanyak 23.003 orang dan 6.572 petugas keamanan di 3.286 TPS se-Kabupaten Indramayu. Masing-masing TPS akan ditempatkan 7 petugas KPPS dan 2 petugas keamanan.

Tak hanya memperpanjang masa pendaftaran, untuk menaikkan daya tarik, pihaknya pun menaikkan nilai honorarium bagi petugas KPPS. Honorarium sendiri dikelompokkan 3 kategori, masing-masing Rp800.000 bagi ketua KPPS, Rp700.000 bagi petugas KPPS, dan Rp500.000 bagi petugas keamanan.

"Semoga ini (honorarium) bisa menjadi pemantik," cetusnya.

Pasca pendaftaran, tahapan berikutnya berupa pengumuman administrasi pada 26 Oktober hingga 1 November 2020. Nama petugas KPPS yang diterima akan dipampang di PPS setempat untuk dimintai tanggapan masyarakat.

Pasca tanggapan masyarakat soal petugas yang bersangkutan, barulah dilakukan tahapan klarifikasi pada 2-7 November 2020. Hasilnya akan diumumkan pada 8-10 November 2020.

"Setelah KPPS ditetapkan, mereka kemudian akan menjalani rapid test. Hanya waktunya masih perlu kamu koordinasikan dengan dinas kesehatan," ucapnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni menjelaskan, minimnya jumlah pendaftar petugas KPPS tak lepas dari adanya pembatasan usia dengan kisaran 20-50 tahun. Selain itu, informasi terkait pendaftaran KPPS pun dinilai masih kurang.

"Honorarium juga berpengaruh. Padahal, untuk tingkat KPPS ini ada di atas standar yang ditentukan Kementerian Keuangan, yakni sekitar Rp800.000," bebernya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar