Yamaha

Libur Panjang Akhir Pekan Oktober, 53 KA Tambahan Dikerahkan

  Sabtu, 24 Oktober 2020   Erika Lia
Calon penumpang KA mengantri di pos pemeriksaan Stasiun Cirebon Kejaksan. (ayocirebon/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Libur panjang akhir pekan mendatang, sebanyak 53 kereta api tambahan dikerahkan PT KAI Daop 3 Cirebon ke berbagai daerah di Pulau Jawa.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif mengemukakan, penambahan perjalanan KA dilatari permintaan masyarakat yang hendak menikmati libur panjang pada akhir pekan Oktober nanti.

"Kami tambahkan 53 KA penumpang jarak jauh yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon untuk akhir pekan panjang mendatang," katanya, Sabtu (24/10/2020).

Peningkatan jumlah perjalanan KA ini praktis menambah jumlah tempat duduk yang disediakan. Jumlah tempat duduk KA Jarak Jauh pada libur panjang akhir pekan mendatang sebanyak 221.193 tempat duduk, naik 13% dibanding masa sebelumnya 195.211 tempat duduk.

Tiket KA libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama akhir Oktober ini sudah dapat dipesan mulai H-14 di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

"Ada KA favorit masyarakat yang dapat dipesan pada libur panjang akhir pekan, di antaranya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi-Gambir pp, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Jakarta Kota pp, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen pp, KA Tegal Ekspres relasi Tegal-Pasar Senen, KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan pp, dan berbagai KA lain," sebutnya.

Pihaknya pula menyediakan layanan rapid test di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Cirebon Prujakan. Selain di Cirebon, layanan ini pula dapat diperoleh di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Kertosono, Jombang, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan Lubuk Linggau.

"Penyediaan layanan rapid test di stasiun untuk memudahkan pelanggan sehingga tak perlu mencari tempat rapid test di luar," terangnya.

Sejak dibuka, sedikitnya 190.000 pelanggan telah memanfaatkan layanan ini. Dia pun meyakinkan, konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui dengan diperolehnya Safe Guard Label SIBV.

Safe Guard Label SIBV sendiri telah mengacu pada parameter yang disusun ahli dan auditor Bureau Veritas, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Jadi, masyarakat tak perlu ragu menggunakan berbagai layanan KAI karena kami telah disiplin menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Dia berharap, minat masyarakat menggunakan kereta api kembali seperti sebelum Covid-19 mewabah. Pada perjalanan KA libur panjang akhir pekan ini, masyarakat diharapkan tetap dapat melaksanakannya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak)
 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar