Yamaha

Produk Rotan Majalengka Tembus Pasar Afrika Selatan

  Kamis, 05 November 2020   Erika Lia
Rotan hasil kerajinan tangan UMKM di Majalengka yang dapat menembus pasar Afrika Selatan. (Istimewa)
MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Di tengah pandemi, sebanyak 700 set produk rotan pelaku UMKM asal Kabupaten Majalengka diekspor ke Afrika Selatan.
 
Produk UMKM yang diekspor merupakan hasil kurasi IKRA Indonesia. Dalam hal ini, CV Dita Mandiri Persada di Desa Jeruleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang menjadi UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, berhasil mencatatkan kontrak kerja ekspor dengan buyer dari Afrika Selatan.
 
Order dari buyer itu terdiri dari beberapa artikel, di antaranya berupa keranjang seperti oval pot, round pot, rect basket, square log basket, dan round log basket.
 
Kepala KPwBI Cirebon, Bakti Artanta mengemukakan, BI memfasilitasi usaha syariah berbasis komunitas, yang bergerak di sektor fesyen, baik manufaktur maupun ritel, dan sektor makanan/minuman halal, baik raw product maupun end product.
 
"Juga pelaku usaha yang memiliki motivasi tinggi untuk berkembang dan berbagi. Skalanya usaha kecil menengah, dengan model bisnis menggunakan prinsip halal value chain," katanya saat melepas produk ekspor, Rabu (4/11/2020).
 
Pendampingan yang diberikan KPwBI Cirebon mencakup pengembangan kapasitas, penguatan branding, penguatan marketing, dan penyediaan outlet pasar dalam dan luar negeri.
 
Dia meyakinkan, BI memiliki tujuan meningkatkan penetrasi produk unggulan usaha syariah agar mampu menembus dan bersaing di pasar global. Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor berbagai produk yang dihasilkan.
 
CV. Dita Mandiri Persada sendiri diketahui menciptakan produk home decor seperti keranjang, boks buah, kap lampu, dan lainnya. Semua produk dibuat dari rotan secara handmade dan mengusung ciri khas tradisional Indonesia.
 
Pewarnaan alam dengan rendaman lumpur menghasilkan warna hitam natural dan alami yang membuat Afrika Selatan jatuh cinta pada produk lokal ini.
 
Di tangan perajin handal, bahan baku rotan bertransformasi menjadi produk berkualitas tinggi. Hasil produk mengedepankan desain ekslusif, kerapian, serta legalitas bahan.
 
Sejauh ini, produk CV Dita Mandiri Persada telah go ekspor dan mengangkat kekayaan Indonesia ke panggung dunia. Bahkan, kini sudah mulai dilirik pasar Eropa.
 
"Kami menjadi mitra BI Cirebon sebagai UMKM champions IKRA sejak awal 2020. Selama menjadi mitra BI Cirebon, banyak hal yang telah kami peroleh, antara lain program pelatihan on boarding, mengikuti pameran fisik maupun virtual, dan lainnya," ungkap owner CV Dita Mandiri Persada, Asep Surahman.
 
Menembus pasar di luar negeri dan dapat tetap eksis melakukan penjualan untuk produk rotannya, menjadi prestasi tersendiri bagi pihaknya, terutama di tengah pandemi yang belum usai.
 
Sementara, sebagai apresisasi dan menggugah semangat UMKM di Kabupaten Majalengka, KPwBI Cirebon juga memberi Program Sosial Bank Indonesia dalam bentuk rumah produksi (workshop) dan sarana produksi kerajinan rotan bagi Kelompok Perajin Rotan Karvala di Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar