Yamaha

Ini Kronologi Kemunculan Kluster PLTU Cirebon

  Sabtu, 14 November 2020   Erika Lia
Sejumlah anak mengamati menara PLTU Cirebon dari taman yang dibangun konsorsium pembangkit listrik Cirebon Power untuk warga sekitar. (ayocirebon/Erika Lia)
SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Karyawan PLTU Cirebon yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 28 orang. Berawal dari transmisi lokal.
 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengemukakan, berdasarkan hasil komunikasi pihaknya dengan pihak PLTU Cirebon, dari hasil tes usap yang dilakukan PLTU terhadap karyawan, 28 orang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari PLTU Unit 2 Cirebon Power.
 
"Informasi yang kami terima, dari 28 orang itu, 2 orang sudah sembuh. Jadi kasus yang aktif kini 26 orang," kata Enny, Sabtu (14/11/2020).
 
Pihak PLTU, imbuhnya, mengungkapkan kejadian itu berawal dari keluhan seorang karyawan yang tak bertugas pada 31 Oktober 2020. Karyawan tersebut melapor kepada atasannya telah mengalami gangguan indera penciuman.
 
Karyawan tersebut diketahui tinggal di kawasan Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Menurut informasi, di area tempatnya tinggal pernah terjadi kasus Covid-19, namun sang karyawan mengaku tak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif itu.
 
Sang atasan lantas memerintahkan yang bersangkutan tetap di rumah. Kondisi kesehatan karyawan itu pun dilaporkan kepada bagian sumber daya manusia (SDM) perusahaan.
 
"Bagian SDM pada PLTU Cirebon merekomendasikan karyawan yang suspek itu melakukan tes usap di RS Pelabuhan, Kota Cirebon," ujarnya.
 
Pada 1 November 2020, hasil tes usap mengonfirmasi pasien suspek positif alami Covid-19. Pihak perusahaan lalu melakukan penelusuran (tracing) terhadap seluruh karyawan yang berkontak erat dengan pasien suspek.
 
Tes usap pun diberlakukan bagi para kontak erat karyawan PLTU Cirebon di RS Pelabuhan Cirebon. Dari situ, diketahuilah beberapa karyawan rupanya pula positif.
 
Pada 6 November 2020, perusahaan memutuskan melakukan tes usap massal bagi seluruh pekerja di area PLTU Cirebon Unit 1. Tes usap massal dilanjutkan pada 10-12 November 2020.
 
"Dari hasil tes usap itu, 28 orang terkonfimasi Covid-19," cetusnya.
 
Pasca tes usap massal kali ke-2, sebanyak 2 karyawan yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan pulih. Maka, per 13 November 2020 kasus aktif Covid-19 di lingkungan PLTU Cirebon Unit 1 berjumlah 26 karyawan.
 
Menurut Enny, pihak PLTU akan memberlakukan kebijakan karantina mandiri bagi para pekerja yang terkonfirmasi positif. Namun, pihak PLTU masih menanti rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon.
 
Pihak PLTU pun mengklaim, sejauh ini telah menerapkam pola bekerja di rumah/work from home (WFH) bagi seluruh karyawan harian. Tak hanya itu, perusahaan pun telah membatasi pekerja operasional pembangkit.
 
"Pihak PLTU meyakinkan kepada kami, saat ini area pembangkit telah steril dan pasokan listrik berjalan normal," tutur Enny lagi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar