Yamaha

9 Gerai Apotek dan Toko Alkes Pasuketan Group di Kota Cirebon Tutup

  Selasa, 17 November 2020   Erika Lia
ilustrasi toko tutup. (Ayobandung.com/Irpan Al-Faritsi)

PEKALIPAN, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 9 gerai apotek dan toko alat kesehatan (alkes) di Kota Cirebon ditutup pasca temuan kasus Covid-19 yang menimpa karyawannya.

Ke-9 gerai itu diketahui berada dalam 1 naungan, Apotek Pasuketan Group, yang lokasinya tersebar di sejumlah titik di Kota Cirebon.

Mereka masing-masing Apotek Pasuketan, Apotek Pasuketan Setiabudi, Apotek Pasuketan Gunungsari, Apotek Pasuketan Perum, Toko Alat Kesehatan CV Carmella, Toko Alat Kesehatan Carmella, PAK Carmella Gustavindo, PBF Carmella Gustavindo, dan Klinik Carmella.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto mengungkapkan, penutupan layanan pada apotek dan toko alkes pada Pasuketan Group bersifat sementara sejak Selasa (17/11/2020).

"Kami minta pelayanan ditutup sementara waktu," ujarnya.

Penutupan dilakukan untuk proses disinfeksi, menyusul hasil tes usap/swab puluhan karyawan apotek dan toko alkes Pasuketan Group yang positif.

Sebelumnya, 5 karyawan telah terkonfirmasi Covid-19. Pasca karantina mandiri, mereka lantas dinyatakan sembuh.

Namun kemudian, 19 karyawan lain terkonfirmasi positif setelah menjalani tes usap. Mereka kini tengah dalam masa karantina mandiri.

"Di luar itu, masih ada 25 karyawan lagi yang menunggu hasil tes swab. Sebelum mencapai itu, (pelayanan) ditutup dulu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tuturnya.

Di memastikan, penutupan ke-9 gerai untuk melindungi keluarga besar Pasuketan Group maupun masyarakat luas, dan bukannya memutus perekonomian rakyat. Penutupan hanya bersifat sementara dan dipastikannya akan kembali diizinkan beroperasi bila seluruh hasil tes usap karyawan negatif Covid-19.

Menurutnya, seluruh karyawan yang positif sejauh ini diketahui tanpa gejala. Belum diketahui pasti penyebab penyebaran virus antar mereka, namun diduga paparan virus tak lepas dari mobilitas mereka.

"Diduga penularan antar pegawai yang awalnya dari pegawai Apotek Pasuketan Induk. Kemungkinan (paparan virus) dari Jakarta karena karyawan sering bolak balik Cirebon-Jakarta," prediksinya.

Sejauh ini, kasus Covid-19 di Kota Cirebon sejumlah 680 pasien dengan 41 pasien di antaranya meninggal dunia. Sementara, 266 pasien masih dalam perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri dan 373 pasien pulih.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar