Yamaha

Rumput Akar Wangi dan Ancaman Bencana Alam Indramayu

  Kamis, 19 November 2020   Erika Lia
Akar wangi. (Wikipedia)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Ribuan batang rumput vetiver atau akar wangi ditanam untuk memitigasi ancaman bencana alam di Kabupaten Indramayu.

Pjs Bupati Indramayu, Bambang Tirtoyuliono meminta masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi di penghujung 2020 hingga awal 2021. Fenomena hidrometeorologi atau bencana yang dipengaruhi faktor cuaca disebabkan pengaruh La Lina yang melanda Indonesia.

"Fenomena hidrometeorologi berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana alam, seperti banjir, longsor, maupun angin puting beliung. Apalagi, musim hujan saat ini intensitas curah hujannya cukup tinggi yang disertai angin kencang sebagai akibat la nina," ungkapnya.

Berdasarkan data inaRISK BNPB, Kabupaten Indramayu berisiko bahaya tinggi terhadap bencana banjir dan bahaya sedang untuk bencana tanah longsor. Selain itu, hidrometeorologi berpotensi menimbulkan bencana gelombang pasang/rob yang dapat melanda wilayah Indramayu.

Ancaman itu mengintai warga di 10 kecamatan, yakni Krangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Balongan, Indramayu, Pasekan, Losarang, Kandanghaur, Patrol, dan Sukra. Untuk daerah rawan banjir umumnya terjadi di 8 wilayah kecamatan, seperti Sukagumiwang, Kertasemaya, Jatibarang, Tukdana,  Lohbener, Sindang, Losarang, dan Terisi.

"Hasil assesment BPBD Kabupaten Indramayu juga menyebut, lebih dari 10 titik di DAS Ciamanuk mengalami tanggul kritis yang disebabkan erosi," tambah Asisten Pemerintahan Pemkab Indramayu, Jajang Sudrajat.

Selain kewaspadaan bersama, upaya lain memitigasi bencana di antaranya dilakukan Pemda setempat melalui penanaman 15.750 batang rumput vetiver atau akar wangi di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor. Rumput ini dinilai efektif mencegah longsor dan pengikisan tanggul.

"Rumput ini juga mudah hidup di cuaca ekstrim suhu panas dan dapat mencegah erosi," terangnya.

Disarikan dari wikipedia.org, akar wangi atau dikenal pula serai wangi merupakan sejenis rumput yang berasal dari India. Tanaman ini diakrabi pula sebagai sumber wangi-wangian yang dapat tumbuh sepanjang tahun.

Untuk pertumbuhannya, akar wangi sebaiknya ditanam pada tanah yang tak terlalu padat. Bila terlalu padat, akar wangi akan sulit dicabut sehingga menyebabkan beberapa bagian akarnya akan tetap menempel di tanah.

Karenanya, tanah berpasir menjadi salah satu jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan akar wangi. Penanaman akar wangi bisa dilakukan setiap saat, mengingat merupakan tumbuhan yang tumbuh sepanjang tahun.

Namun, awal musim hujan menjadi waktu terbaik menanamnya. Akar wangi merupakan tanaman yang cukup cepat tumbuh dan dapat dipanen setelah tanaman berusia 8 bulan pada musim kemarau.

Sebagai pengharum, akar tanaman ini bisa dikeringkan sebelum kemudian diletakkan di lemari penyimpanan barang atau barang-barang penting, seperti batik dan keris. Aroma wanginya berasal dari minyak Atsiri yang dihasilkan bagian akar.

Mengingat pula fungsinya yang dapat mencegah erosi, pihaknya berharap penanaman serupa dapat dilanjutkan BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan BBWS Citarum, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu yang terlintasi DAS Cimanuk.

"Insya Allah, kalau kita menjaga alam, alam pun akan menjaga kita," cetusnya.

Pemkab Indramayu pun diketahui telah membentuk 61 kampung tangguh bencana serta Pos Komando Siaga Darurat Bencana. Hanya, perlu optimalisasi atas perannya untuk mengedukasi preventif bahkan tindakan responsif tanggap darurat ketika terjadi bencana.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar