Yamaha

Pemkab Cirebon Butuh Lokasi Karantina Mandiri Terpusat, Pelaku Industri Diminta Berperan

  Jumat, 20 November 2020   Erika Lia
ilustrasi pengguna masker. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon memerlukan pusat karantina mandiri sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengapresiasi upaya perusahaan pembangkit listrik Cirebon Power yang berinisiatif menyewa salah satu hotel di Kabupaten Cirebon sebagai lokasi karantina mandiri bagi karyawannya yang terjangkit Covid-19.

Kemunculan kluster industri, salah satunya pada perusahaan pembangkit listrik Cirebon Power (PLTU Cirebon), telah menjadi atensi serius Pemkab Cirebon. Selama sekitar 2 pekan terakhir, puluhan karyawan di sana, baik Unit 1 dan Unit 2, telah terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Saya dapat laporan sekitar 86 karyawan di sana positif. Pihak perusahaan kami minta tak lengah mencegah penyebaran Covid-19," katanya, Jumat (20/11/2020).

Dia pun meminta upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di area masing-masing terus dilakukan. Para pelaku industri diingatkan tak lengah.

Langkah Cirebon Power untuk memusatkan karantina mandiri bagi karyawannya yang terpapar dinilai tepat sebagai jaminan bagi keselamatan masing-masing karyawan maupun publik secara umum.

"Kalau tak memiliki tempat khusus, tak menjamin mereka (karyawan yang positif) tidak keluar atau berinteraksi dengan masyarakat lain," ungkapnya.

Apresiasi pun datang dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni. Memusatkan perawatan bagi pasien yang harus menjalani karantina mandiri, menjadi sebuah langkah penting dan tepat demi menekan angka penyebaran penyakit menular ini.

"Pengawasan terhadap pasien jadi lebih baik," cetusnya.

Dalam kesempatan itu, dia pula sempat menyoroti kesulitan yang pernah dihadapi dalam melakukan upaya karantina mandiri secara terpusat. Menurutnya, tak semua hotel di Kabupaten Cirebon berkenan dijadikan lokasi karantina mandiri.

"Ada (hotel) yang mau, tapi harus disewa selama sebulan penuh dan seluruh kamar," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan semua pihak untuk mengupayakan lokasi karantina mandiri yang tersentralisasi. Pusat karantina mandiri saat ini menjadi kebutuhan dalam upaya menekan perluasan Covid-19.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar