Yamaha

Pasien Covid-19 Membengkak, Rumah Sakit di Kabupaten Cirebon Kewalahan

  Sabtu, 21 November 2020   Erika Lia
Ilustrasi pasien Covid- 19 (Ayobandung)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Rumah sakit di Kabupaten Cirebon penuh. Akibatnya, tak sedikit pasien Covid-19 tak terlayani.

Kondisi itu tak lepas dari terus membengkaknya pasien Covid-19. Belakangan, pembengkakan itu menunjukkan tren baru melalui keseimbangan antara pasien tak bergejala dengan pasien bergejala.

"Ada tren yang perlu diwaspadai dalam peningkatan kasus Covid-19 saat ini," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni.

Dia menyebut, sebelumnya jumlah pasien tanpa gejala mendominasi kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Namun kini, jumlah pasien tanpa gejala dan bergejala hampir seimbang, di mana kini jumlah pasien bergejala 870 orang, sedangkan pasien tanpa gejala 1.020 orang.

"Belakangan ini hampir imbang antara pasien bergejala dan pasien tanpa gejala," ujarnya.

Peningkatan kasus pasien bergejala praktis menyebabkan rumah sakit penuh. Akibatnya, tak sedikit pasien yang tak terlayani.

Padahal, imbuhnya, hampir seluruh rumah sakit di Kabupaten Cirebon telah menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Dia menyontohkan, RS Mitra Plumbon yang sebelumnya hanya menyediakan 25 tempat tidur, sekarang bertambah menjadi 87 tempat tidur. Pun begitu dengan sejumlah rumah sakit lain, seperti RS Waled dan RSUD Arjawinangun. 

"Walaupun sudah ditambah, masih belum bisa melayani seluruh pasien covid karena ruangan penuh," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya mengusulkan agar Pemkab Cirebon menjadikan salah satu rumah sakit menjadi rumah sakit khusus bagi pasien Covid-19.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menduga, salah satu faktor meningkatnya angka kasus pasien positif di Kabupaten Cirebon tak lepas dari kejenuhan masyarakat. Kondisi itu menyebabkan masyarakat akhirnya kendor dan mulai abai terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Karena itu, dia mewanti-wanti jajarannya untuk tak bosan memberi pemahaman kepada masyarakat ihwal bahaya Covid-19 yang masih mengintai. Dia mengingatkan, Covid-19 masih belum usai.

"Jangan sampai bosan, terus berikan pemahaman kepada masyarakat," pintanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar