bank bjb
  
Yamaha

Rentan Covid-19, Praktek Prostitusi Online di Majalengka Dibongkar Polisi

  Jumat, 27 November 2020   Erika Lia
Rentan Covid-19, Praktek Prostitusi Online di Majalengka Dibongkar Polisi
Barang bukti berupa tangkapan layar gambar perempuan dalam praktik prostitusi daring di Kabupaten Majalengka.

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Diduga terlibat praktik prostitusi daring, 2 perempuan asal Kabupaten Majalengka diamankan polisi.

Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, ke-2 perempuan, masing-masing berinisial AS (24) dan IP (25), diamankan setelah diduga menawarkan jasa pelayanan perempuan seks komersial (PSK) secara daring. Penawaran dilakukan via salah satu aplikasi pada ponsel, MiChat dan WhatsApp.

"Kami menemukan kegiatan yang diduga prostitusi pada kos-kosan di Kecamatan Majalengka melalui aplikasi MiChat dan WhatsApp," ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan, Kamis (26/11/2020).

Di salah satu kamar kos, polisi mendapati seorang pria bersama 2 perempuan yang kemudian diamankan. Bismo membeberkan, mereka diduga terlibat transaksi dengan laki-laki hidung belang yang ada dalam kamar.

Saat diamankan, polisi menyita uang tunai Rp1,8 juta serta beberapa gambar tangkapan layar hasil postingan tersangka. Sitaan itu menjadi barang bukti polisi.

Bismo mengungkapkan, praktik prostitusi menjadi salah satu tindak kejahatan yang tengah diberantas pihaknya di tengah pandemi. Aktivitas itu dinilai rentan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Praktik prostitusi rawan penularan Covid-19. Maka, kegiatan ini menjadi salah satu yang harus dibasmi guna memutus mata rantai penyebaran," tegasnya.

Tersangka dijerat Pasal 27 ayat 1 Jo Pasal 45 ayat 1 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka diancam hukuman penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar