Yamaha

Polisi Masih Dalami Motif Video Viral Azan 'Hayya Alal Jihad'

  Kamis, 03 Desember 2020   Fichri Hakiim
Tangkapan layar video viral azan 'Hayya Alal Jihad' (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Beredar viral di media sosial video sekelompok orang yang mengumandangkan azan dengan menyelipkan 'Hayya Alal Jihad'. Dalam hal ini, polisi turut mendalami motif sekelompok orang yang mengumandangkan azan tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka telah melakukan pertemuan termasuk dengan MUI dan Kementerian Agama.

"Ini justru masih didalami oleh penyidik sana (Polres Majalengka). Ya, sudah viral ada beberapa orang yang melafalkan azan dengan ada perbedaan, yang tidak sesuai dengan aturan Islamnya. Ini yang ada di Majalengka, khususnya Forkopimda, MUI Kabupaten Majalengka, Kemenag-nya, itu sudah melakukan rapat koordinasi di Polres Majalengka," ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Erdi menjelaskan, hasil dari pertemuan tersebut, mereka menyatakan azan yang diselipkan ajakan jihad itu menyalahi syariat Islam.

"Dari hasil penyampaian tersebut menyatakan, memang dalam syariat Islam itu tidak dibenarkan. Dan sekarang ini juga, kita ketahui bersama bahwa para pelaku tersebut sudah melakukan permintaan maaf. Tetapi intinya, forkopimda mengklarifikasi kondisi yang sudah viral, kemudian dari MUI setempat dan Kemenag setempat, menyatakan bahwa itu bukan syariat Islam. Ini akan diluruskan, dan hasil pertemuan itu adalah untuk menjaga kondusivitas Majalengka," jelasnya.

Erdi juga mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terpancing terhadap video azan tersebut. Terlebih, pada masa pandemi saat ini, banyak informasi yang harus diklarifikasi kebenarannya terlebih dahulu.

"Dengan situasi pandemi ini rentan informasi yang tidak benar dan perlu diklarifikasi. Masyarakat diimbau tetap tenang, mengecek info sebenarnya, dan percayakan ke aparat untuk menanganinya. Kami akan selesaikan secepatnya untuk kehidupan berjalan tenang dan kondusif," katanya.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial video rekaman sekelompok orang yang mengumandangkan azan. Namun, dalam azan tersebut diselipkan kata 'Hayya Alal Jihad', kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 43 detik itu, terlihat ada 7 orang yang mengumandangkan azan. Satu orang sebagai muazin mengumandangkan azan dengan menyelipkan kata 'Hayya Alal Jihad', kemudian diikuti enam orang jemaah lainnya.

Dalam video tersebut terlihat juga poster Habib Rizieq Shihab yang bertuliskan sebuah nama desa di Majalengka yakni Desa Sadasari, Kecamatan Argapura. Diduga video tersebut direkam oleh warga Kabupaten Majalengka.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar