Yamaha

BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021 Kemungkinan Cair Februari

  Kamis, 07 Januari 2021   Rizma Riyandi
Ilustrasi di kantor BPJS Ketenagakerjaan. Para karyawan saat ini masih menunggu informasi bantuan subsidi upah dan BLT dari pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan

AYOCIREBON.COM--Informasi mengenai pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) dari BPJS Ketenagakerjaan masih ditunggu para karyawan dan pekerja.

Memang, Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang bantuan subsidi upah/gaji (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp1,2 juta pada 2021. Kamu yang sudah menunggu kabar pencairan dana pasti menantikan info terbaru kan?

Berdasarkan pola pencairan dana yang sudah-sudah, BLT BPJS Ketenagakerjaan selalu disalurkan setiap dua bulan sekali dalam beberapa termin. Maka itu diperkirakan, BLT PBJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 bakal disalurkan mulai Februari tahun ini, digabung selama dua bulan untuk periode Januari-Februari.

AYO BACA : Cara Pendaftaran dan Persyaratan Kartu Prakerja 2021

Namun begitu, hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan secara resmi kapan BLT BPJS Ketenagakerjaan bakal disalurkan pada 2021. Sambil menunggu kabar dari pemerintah, tidak ada salahnya jika kita menyimak beberapa informasi beikut.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sendiri mengatakan proyeksi alokasi anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 mencapai Rp403,9 triliun atau naik dari rencana sebelumnya Rp372,3 triliun.

Total anggaran program PEN Rp403,9 triliun tersebut difokuskan untuk alokasi terhadap enam bidang yaitu kesehatan Rp25,4 triliun dengan SILPA Earmark 2020 Rp47,07 triliun yang akan dimanfaatkan untuk tahun ini dan perlindungan sosial Rp110,2 triliun.

AYO BACA : Cara Cek Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021

Kemudian sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp184,2 triliun, UMKM dan pembiayaan korporasi Rp63,84 triliun, serta insentif usaha Rp20,26 triliun.

“Pemulihan ekonomi nasional akan terus didukung dalam APBN 2021,” ujarnya webinar bertajuk Perempuan Berdaya Indonesia Maju: Refleksi Awal Tahun 2021 Quo Vadis Perempuan Indonesia di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Di samping itu, kata dia, anggaran program PEN hingga akhir 31 Desember 2020, terealisasi Rp579,78 triliun atau 83,4% dari total pagu sebesar Rp695,2 triliun.

Bila merujuk anggaran PEN di atas yang mengalami kenaikan, maka program BLT BPJS Ketenagakerjaan bisa diperpanjang hingga 2021. Mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih berlanjut.

Pada 2020 lalu, Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan (Stafsus Kemnaker), Reza Hafiz pun mengungkapkan, Kemanker berharap program BLT atau BSU senilai Rp1,2 juta untuk pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta per bulan tersebut bisa terlaksana kembali pada 2021.

“Namun, secara policy atau kebijakan itu kami mengikuti dari keputusan KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional)," ujar Reza di YouTube Forum Merdeka Barat 9, Kamis (10/12/2020).

AYO BACA : 1.000 lebih personel dikerahkan amankan distribusi vaksin


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar