bank bjb
  

Prostitusi Online Seret TA, Polisi Mungkinkan Penetapan Tersangka Baru

  Senin, 11 Januari 2021   Fichri Hakiim
Prostitusi Online Seret TA, Polisi Mungkinkan Penetapan Tersangka Baru
ilustrasi. (Pixabay)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Polda Jabar telah memeriksa total tujuh saksi terkait kasus prostisusi online. Ketujuh saksi diperiksa terkait pengembangan kasus prostitusi online yang ikut menyeret artis sekaligus selebgram berinisial TA.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan untuk mengetahui ada atau tidak adanya keterkaitan dengan muncikari MR alias Mami Alona.  

"Iya yang kemaren yang rencana diminta keterangan itu sudah hadir semua, sudah diperiksa semua," ujarnya di Polda Jabar, Senin (11/1/2021).

AYO BACA : Ruang Isolasi Terancam Terus Berkurang, PPKM Diberlakukan di Kabupaten Cirebon

Pemeriksaan terhadap ketujuh saksi dilakukan dengan beberapa cara, ada yang datang langsung ke Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar, ada pula yang melalui aplikasi zoom.

"Ada tujuh ya, tapi ada dua kegiatan, ada yang langsung dimintai keterangannya, tapi ada lagi yang menggunakan zoom karena kesibukannya," katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus prostitusi online yang merupakan jaringan terbesar di Indonesia.

AYO BACA : Distribusi Vaksin Covid-19 Alami Kendala di Jalur Logistik

"Lagi dikembangkan, kemungkinan ada (tersangka baru), karena kita terus berupaya untuk memberantas kegiatan prostitusi online ini," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar memeriksa tujuh saksi berinisial SAS, SC, DL, MC, A, C dan V. Profesi dari ketujuh saksi yang diperiksa berbeda-beda, di antaranya terdiri dari selebgram, artis hingga pramugari.

Dalam kasus ini, artis sekaligus selebgram berinisial TA yang tersandung kasus prostitusi online telah diizinkan pulang oleh pihak kepolisian. Meski diperbolehkan pulang dan hanya berstatus sebagai saksi, artis TA diharuskan wajib lapor ke pihak kepolisian.

Selain TA, polisi juga menangkap tiga orang lainnya yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya yakni RJ, AH dan MR alias Mami Alona.

RJ dan AH merupakan agen atau orang yang mengiklankan TA di sebuah situs underground berinisial BM. Kemudian, MR merupakan muncikari sekaligus yang memiliki jaringan dengan muncikari lain seluruh Indonesia. Dari hasil penyelidikan polisi, artis TA memasang tarif Rp75 juta untuk sehari kencan.

AYO BACA : Catat! Ini Persyaratan Terbaru untuk Naik Kereta Api Jarak Jauh


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar