Yamaha

Tebing Sungai Cipunegara Longsor, 6 Rumah di Kabupaten Indramayu Terancam

  Selasa, 12 Januari 2021   Erika Lia
ilustrasi longsor (Ist)
INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Sedikitnya 6 rumah yang berada di sekitar Tebing Sungai Cipunegara di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, terancam usai longsor yang terjadi pada tebing setinggi sekitar 20 m dengan panjang sekitar 150 m itu.
 
Longsor diketahui terjadi Minggu (10/1/2021). Upaya penanganan sejauh ini masih bersifat darurat.
 
Plt Camat Gantar, Edy Wahyono mengungkapkan, keenam rumah terletak di Blok Bugel/Walahar, RT 10 RW 04, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar. Selain rumah tinggal, terdapat pula kandang peternakan sapi milik warga yang terancam atas kejadian tersebut.
 
"Tebing longsor setelah hujan beberapa hari lalu. Kami khawatir longsor lagi karena musim hujan masih berlangsung," tuturnya.
 
Longsor telah menggerus sebagian halaman rumah penduduk sampai jaraknya hanya tersisa sekitar 2 m dari sungai. Dari laporan yang diterimanya, tanda-tanda tebing bakal longsor bahkan sudah teramati mulai 3 bulan lalu.
 
Belakangan, musim hujan diprediksi telah memperparah situasi itu, sebab arus Sungai Cipunegara menjadi deras. Saat hujan berintensitas tinggi mendera area sekitar selama beberapa hari, longsor pun terjadi.
 
"Kami sudah melapor ke Pemkab Indramayu dan minta BPBD menanggulangi," cetusnya.
 
Kepala Sekretariat BPBD Kabupaten Indramayu, Caya meyakinkan, telah mengirim bronjong untuk menekan tingkat keparahan dampak longsor.Namun penanganan itu disebutnya lebih bersifat darurat.
 
"Penanganan darurat sudah dilakukan, minimal warga jadi lebih tenang," ungkapnya.
 
Upaya lebih jauh diyakinkannya akan dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, mengingat Sungai Cipunegara merupakan kewenangan BBWS Citarum.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar