Yamaha

Harga Cabai Rawit di Cirebon Melangit, Kaum Ibu Kepedasan

  Kamis, 14 Januari 2021   Erika Lia
Harga cabai rawit di Kabupaten Cirebon membuat kalangan ibu rumah tangga kepedasan.

WERU, AYOCIREBON.COM -- Harga cabai rawit yang melangit membuat kalangan ibu rumah tangga di Kabupaten Cirebon kepedasan hampir 1 bulan terakhir.

Di pasar tradisional, harga cabai rawit merah mencapai Rp110.000/kg. Harga itu tergolong tinggi bila dibandingkan sebelumnya yang hanya berkisar Rp40.000/kg.

Hampir tak ubahnya cabai rawit merah, cabai rawit hijau pun tak kalah membuat kaum ibu kecabaian. Dari sebelumnya berkisar Rp30.000/kg, harganya saat ini menjadi Rp100.000/kg.

"Di Pasar Pasalaran (Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon) harganya sekarang segitu," ungkap seorang pedagang sayur, Viki, Kamis (14/1/2021).

Tak hanya cabai rawit, harga cabai keriting pun naik menjadi Rp72.000/kg dari sebelumnya berkisar Rp40.000-Rp48.000 per kilogram.

Selain cabai, kenaikan harga pula terjadi pada komoditas sayuran seperti wortel dan kol. Wortel naik menjadi Rp16.000/kg dari kisaran sebelumnya Rp12.000-Rp13.000 per kilogram, sedangkan kol naik menjadi Rp12.000/kg dari sebelumnya Rp7.000/kg.

AYO BACA : Alokasikan 4.960 Dosis, Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Indramayu

Pun begitu dengan harga daging ayam yang kini menjadi Rp34.000/kg, naik dari sebelumnya Rp30.000/kg.

Menurutnya, kenaikan harga sudah terjadi sejak sekitar 2 pekan sebelum Tahun Baru 2021. Harga itu belum kunjung hingga hari ini.

"Dari 2 Minggu sebelum tahun baru sudah naik sampai hari ini. Sekarang semua mahal-mahal, saya juga enggak tahu sebabnya," ungkapnya.

Dia meyakinkan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dari pasar induk. Viki tak bisa memastikan penyebab kenaikan, meski ada pula spekulasi kondisi itu tak lepas dari faktor cuaca.

Namun begitu, sejumlah komoditas lain justru mengalami penurunan harga, salah satunya cabai merah. Saat ini, harganya menjadi Rp45.000/kg dari sebelumnya Rp60.000/kg.

Cabai hijau pun turun harga menjadi Rp28.000/kg dari Rp40.000/kg. Begitu juga dengan harga bawang merah, turun menjadi Rp30.00/kg dari sebelumnya Rp40.000/kg.

AYO BACA : Disuntik Vaksin, Ariel Noah Berharap Covid-19 Segera Berlalu

"Telur juga turun dari Rp32.000/kg jadi Rp28.000/kg. Turun dari sekitar 3 hari sebelum tahun baru malah, cuma memang turunnya sedikit-sedikit (bertahap)," tuturnya.

Komoditas sayuran lain yang turun harga yakni tomat menjadi Rp10.00/kg bertepatan pasca tahun baru. Saat tahun baru, harganya mencapai Rp22.000/kg.

Selain fluktuasi harga pada sejumlah komoditas, bahan lain justru dikatakannya berharga tetap, di antaranya bawang putih dan daging sapi.

Bawang putih lokal menetap seharga Rp32.000/kg dan bawang putih kating Rp36.000/kg. Sementara, harga daging sapi berkualitas baik sekitar Rp130.000/kg.

"Kalau daging sapi yang krewedan (campur lemak) Rp100.000/kg," ujarnya.

Kenaikan harga cabai rawit bagi Nur Hartati, warga Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, cukup menggelisahkan. Dia yang biasanya membuat sambal sebagai pelengkap hidangan, mengaku cukup terpengaruh dengan kondisi itu.

"Akhirnya mengurangi bikin sambal dan ganti dengan saus cabai atau beli sambal instan. Beda sih rasanya sama sambal bikinan sendiri, tapi ya mau gimana lagi, soalnya (harga cabai rawit) mahal banget," keluhnya.

AYO BACA : Wagub Jabar Sempat Alami Tekanan Darah Tinggi Sebelum Divaksin


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar