bank bjb
  
Yamaha

Bursa Capres 2024: Ridwan Kamil Posisi Tujuh, Prabowo Belum Tergoyahkan

  Minggu, 07 Februari 2021   Suara.com
Bursa Capres 2024: Ridwan Kamil Posisi Tujuh, Prabowo Belum Tergoyahkan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (ayobandung)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM- Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati peringkat teratas adapun paling bawah adalah Moeldoko, yang belakangan ramai karena dituding mau kudeta Partai Demokrat.

 Survei yang dirilis Index Politica Indonesia terkait pemilihan presiden menyebutkan Prabowo menjadi terbanyak dipilih apabila Pilpres diselenggarakan hari ini dengan persentase 18,2 persen. 

Di bawah Prabowo, ada nama Anies Baswedan dengan 9,2 persen; Sandiaga Uno 8,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 7,2 persen.

Sementara itu posisi ke-5 sampai ke-10 ditempati Ganjar Pranowo dengan 4,0 persen; Gatot Nurmantyo 2,6 persen; Ridwan Kamil 2,5 persen; Tri Rismaharini 1,4 persen; Khofifah Indar Parawansyah 1,1 persen; dan Airlangga Hartarto 1,1 persen.

Di posisi empat terakhir, ada nama Ketua DPR Puan Maharani hingga Kepala Staf kantor Presiden (KSP) Moeldoko. Adapun perolehan persentase selanjutnya ialah Mahfud MD 1,1 persen; Puan Maharani 1,0 persen; Muhaimin Iskandar 1,0 persen; dan Moeldoko 0,8 persen.

"Tertinggi itu ada Prabowo Subianto 18,2 persen; Anies 9,2 persen; Sandiaga Uno 8,1 persen; AHY 7,2 persen; Ganjar 4,0 persen; Moeldoko 0,8 persen," kata Denny dalam rilis survei secara daring, Minggu (7/2/2021).

Adapun hasil tersebut berdasarkan surevi Index Politica Indonesia yang dilakukan pada 18-28 Januari 2021 terhadap 1610 responden yang tersebar di 34 provinsi dengan wawancara tatap muka.

Sedangkan untuk pengambilam sampel menggunakan multistage random sampling, di mana asumsi metode simple random sampling. Sementara itu margin of error kurang lebih 1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95,0 persen.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar