Yamaha

Ini Alasan BSU Karyawan Wajib Dilanjutkan pada 2021

  Senin, 08 Februari 2021   A. Dadan Muhanda
Buruh Terdampak Pancemi Covid Butuh bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan

AYOCIREBON.COM—Pemerintah didesak untuk melanjutkan program bantuan subsidi upah (BSU) BLT BPJS Ketenagakerjaan untuk mengurangi dampak pandemik Covid-19 bagi buruh.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan mengatakan, program bantuan subsidi upah (BSU) merupakan salah satu faktor penting untuk memulihkan ekonomi nasional. Sebab, program BSU dapat mengangkat daya beli warga pada masa pandemi Covid-19.

AYO BACA : BLT BPJS Ketenagakerjaan Dihentikan, Kemenaker Ganti Dengan Ini

 \"Melihat kondisi sosial dan ekonomi Indonesia yang saat ini masih terdampak oleh pandemi, pemberian bantuan subsidi upah ini cukup rasional mengingat banyaknya sektor usaha yang mengalami perlambatan pertumbuhan akibat upaya pembatasan yang dilakukan pemerintah,\" kata Pingkan Audrine Kosijungan dalam keterangan tertulis, Ahad (7/2) dikutip Republika.co.id.

Program bantuan subsidi upah tidak lagi mendapatkan alokasi anggaran pada APBN 2021. Program yang diluncurkan pada 27 Agustus 2020 ini dan ditujukan kepada sebanyak 15,7 juta pekerja dengan jumlah sebesar Rp600.000 per bulan untuk jangka waktu empat bulan. Sasaran utama dari program ini ialah para pekerja/buruh yang gajinya berada di bawah Rp5.000.000 per bulan.

AYO BACA : Cara Cek Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021, Rp 1,2 Juta

Syarat lainnya bagi penerima sasaran bantuan tersebut adalah mereka yang berhak mendapatkan subsidi ini harus terdaftar dalam skema BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020.

\"Pemberian bantuan subsidi upah sangat relevan dan diharapkan mampu menggerakkan konsumsi untuk membantu menggerakkan perekonomian. Para penerima bantuan ini termasuk kelompok yang terdampak cukup signifikan oleh pandemi,\" jelasnya.

Sebab itu, lanjut Pingkan, pemerintah sebaiknya dapat segera mengevaluasi kinerja dari Bantuan Subsidi Upah 2020 dan mendiseminasi hasilnya kepada publik. Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat dapat menerima informasi terkait efektivitas dari bantuan sosial yang diberikan tersebut apakah berhasil menggerakkan konsumsi masyarakat dan juga mendapatkan gambaran terkait langkah pemerintah selanjutnya yang berkenaan dengan program bantuan subsidi upah ini untuk tahun 2021.

AYO BACA : Sah Jokowi Luncurkan 3 Bansos 2021 se-Indonesia Sekaligus


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar