bank bjb
  
Yamaha

Kabupaten Cirebon Dilanda Banjir dan Longsor, 3.183 Jiwa Terdampak

  Senin, 08 Februari 2021   Erika Lia
Kabupaten Cirebon Dilanda Banjir dan Longsor, 3.183 Jiwa Terdampak
Longsor menimpa pemukiman warga di Desa Gumulung Lebak, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 3.183 jiwa dan 1.076 rumah terdampak bencana banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Cirebon, Senin (8/2/2021).

Jumlah itu terdiri dari 1.194 KK yang tinggal di berbagai kawasan. Dari 2 bencana yang menerpa Kabupaten Cirebon, banjir diketahui mendominasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan menyebutkan, banjir di antaranya menerjang 8 kecamatan.

"Salah satu kecamatan merupakan banjir rob (banjir air laut akibat air laut pasang)," katanya.

Ke-8 kecamatan itu masing-masing Susukan, Plered, Klangenan, Tengahtani, Gunungjati, Panguragan, Waled, dan Gebang. Rob terjadi di Kecamatan Gebang dengan tinggi muka air (TMA) 70 cm.

Di Kecamatan Susukan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama melanda kawasan itu sejak Minggu (7/2/2021). Kondisi itu membuat Sungai Ciwaringin meluap hingga berdampak pada lebih dari 1.000 jiwa penduduk, sekitar 477 rumah, 10 musala, serta 1 unit sekolah.

Banjir di antaranya merendam pemukiman warga di 4 dusun/blok Desa Bunder maupun kawasan Perumahan Bunder Indah Regency. TMA di area ini berkisar 60-90 cm.

Banjir di Kecamatan Susukan juga merendam 6 RT di Blok 1 Ambulu, Desa Gintung Lor, dengan TMA 20-80 cm. Pun begitu dengan Desa Bojong Kulon di Blok Pedamaran dan Blok Karangsuwung, di mana TMA berkisar 10-30 cm.

"Di Desa Gintung Lor, air kini telah surut. Sementara di desa lain masih ada genangan air dengan TMA berkisar 10-30 cm," tuturnya.

Tak hanya Kecamatan Susukan, banjir pula merendam pemukiman warga di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Desa Dawuan Blok Lovina Regency, Kecamatan Tengahtani, Desa Jatimerta, Kecamatan Gunungjati, Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, dan Desa Gunungsari, Kecamatan Waled.

TMA di kecamatan-kecamatan itu berkisar 20-80 cm. Alex memastikan, tak ada korban jiwa dalam bencana banjir yang menimpa 7 kecamatan itu.

Hanya, ratusan rumah terendam air. Begitu juga dengan 2 musala di Desa Dawuan dan Desa Jatimerta. 

"Ada 1 SD dan setidaknya 11 ha sawah terendam air di Desa Dawuan," tambahnya.

Sementara itu, sedikitnya 120 jiwa dan 22 unit rumah di Desa Gumulung Lebak, Kecamatan Greged, terdampak longsor, Minggu (7/2/2021) sore. Panjang longsor lebih dari 100 m dengan kedalaman 5-12 m.

"Kami mencemaskan setidaknya 22 KK yang tinggal di area sekitar longsor. Rencananya, mereka dievakuasi ke lokasi yang lebih aman," tuturnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar