Yamaha

Ini Alasan Aplikasi Clubhouse Bisa Menggeser Popularitas TikTok

  Jumat, 19 Februari 2021   A. Dadan Muhanda
Aplikasi Clubhouse (Suara.com)

AYOCIREBON.COM— Aplikasi  Clubhouse diprediksi bakal menggeser TikTok dalam beberapa waktu ke depan. Warga dunia diperkirakan akan mulai bosan dengan aplikasi asal China tersebut karena kontennya semakin tidak berfaedah.

Clubhouse sekarang mulai populer dan banyak mulai dicoba oleh para pengguna Iphone. Maklum aplikasi ini diciptakan oleh para pegiat teknologi informasi di Lembah Silicon, California di bawah naungan Alpha Exploration Co. Mereka adalah Paul Davison yang terkenal karena aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi (Highlight) dan mantan insinyur Google Rohan Seth.

Clubhouse awalnya diciptakan pada awal masa pademi Covid-19 Maret 2020. Saat semua orang disuruh di rumah dan sendirian, kesepian Clubhouse muncul sebagai jejaring media sosial berbasis audio. Melalui Clubhouse orang secara spontan bisa masuk ke ruang obrolan suara bersama sehingga tidak lagi merasa sendirian.

Kita bisa masuk ke dalam ruang obrolan (room chat) bersama dari orang yang di follow, kemudian kita bisa mendengarkan obrolan mereka dan bisa juga ikut nimbrung layaknya orang ngobrol bareng sambil nongkrong.

Namun, anggota atau member, serta siapa yang bisa bergabung tidak bisa sembarangan untuk menjaga kualitas konten. Ini jadi pembeda dengan media sosial lainnya, fokus aplikasi Clubhouse adalah pada percakapan bernilai tinggi daripada konten yang diproduksi.

Para pengguna Clubhouse sudah sangat setia dan protektif, sehingga mereka akan sangat berhati-hati tentang siapa yang mereka undang untuk bergabung dengan aplikasi bersama mereka.

Clubhouse juga berpusat pada individu atau sebuah komunitas sebagai topik pembiacaraan. Di Indonesia Clubhouse sudah sangat intens dalam beberapa pekan terakhir dan langsung bermunculan banyak room chat dari beragam komunitas seperti standup comedy, agency, gamers dll.

Namun, aplikasi ini baru baru tersedia untuk para pengguna iPhone, yang bersistem operasi iOS. Meskipun saat ini tengah dikembangkan Clubhouse versi Android untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Alpha Exploration Co selaku pengembang Clubhouse mengonfirmasi aplikasinya bakal segera diperluas untuk para pengguna Android.

"Sejak awal, kami ingin membangun Clubhouse untuk semua orang. Dengan pemikiran ini, kami sangat senang untuk segera mulai mengerjakan aplikasi versi Android kami," tulis Clubhouse dalam blog resminya.

AYO BACA : Cara Daftar dan Gabung Clubhouse Aplikasi yang tengah Populer

"Kami juga akan menambahkan lebih banyak fitur aksesibilitas sehingga orang-orang di seluruh dunia dapat menikmati Clubhouse dengan cara yang lebih dekat bagi mereka," tulis laman blog pada akhir Januari lalu.

Dikutip dari 9to5google, Kamis (18/2/2021), aplikasi sebelum Clubhouse yang perdana muncul di iOS adalah Instagram, Snapchat, hingga Path. Tampaknya perusahaan telah memutuskan bahwa sistem iOS lebih cocok untuk aplikasi buatan mereka.

Snapchat misalnya, aplikasi ini pertama kali dibuat eksklusif untuk iOS selama setahun. Alasannya, perangkat iOS memiliki kamera yang cukup mumpuni dan menciptakan pengalaman lebih ketika digunakan penggunanya.

Selain itu, Apple juga memiliki teknologi speaker yang cukup mumpuni. Diketahui, pengguna Clubhouse dominan menggunakan AirPods atau perangkat sound lain dari Apple.

Pada akhirnya, dukungan perangkat tersebut bisa menciptakan kualitas suara lebih baik. Pengalaman ini mungkin akan terasa berbeda ketika digunakan pada smartphone Android.

Elon Musk dan Zukerberg pengguna Clubhouse

Dikutip dari dancesignal.com, ada yang mengagetkan dari Clubhosue adalah masuknya dua tokoh raksasa teknologi Elon Musk dan Mark Zukerberg. Baru-baru ini, keduanya menggunakan Clubhouse untuk menyampaikan pesannya, dan banyak pengikut setia yang mendegarkan  ocehan Musk dan Zukerberg.

Dalam penampilanya pada 31 Januari lalu, Musk misalnya mulai membahas misinya untuk pergi ke Mars melalui perusahaan kapal toketnya, Space X, dan berbagai pandangan tentang Cryptocurrency, kecerdasan buatan dan kondisi pandemi saat ini.

Adapun Mark Zukerberg tampil pada 4 Februari di Clubhouse. Kehadirannya masih sebatas keingintahuaan aplikasi baru yang tengah populer itu.

Jika benar, Alpha Exploration Co mengembangkan versi android, diapstikan penggunanya akan meningkat drastis. Namun, yang perlu dijaga adalah kualitas konten. Jika sudah massif, sulit untuk menjaga kualitas konten, sama seperti yang terjadi pada TikTok.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar