bank bjb
  

Alasan Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental

  Selasa, 23 Februari 2021   Suara.com
Alasan Wanita Pekerja Lebih Berisiko Alami Masalah Kesehatan Mental
Ilustrasi (Pixabay)

TASIKMALAYA, AYOTASIK.COM -- Pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak pada kesehatan mental sejumlah orang, terutama wanita pekerja. Mereka mungkin paling merasakan ketegangan akibat pandemi di tengah bekerja, mengurus anak sekolah online, dan menghadapi dampak ekonomi.

Pada wanita ditemukan lebih dari seperempat atau 26 persen merasa cemas, satu dari lima orang mengalami depresi dan 19 persen merasa khawatir terus-menerus.

Sedangkan pria, sebanyak 19 persen cemas, 15 persen depresi dan 16 persen mengalami kekhawatiran terus-menerus selama pandemi virus corona.

Di antara pria dan wanita yang sibuk bekerja di rumah, hanya 33 persen yang bisa menerima situasi pandemi virus corona dan 22 persen lebih merasakan cemas terus-menerus.

Secara keseluruhan, survei oleh perusahaan asuransi Canada Life menemukan orang yang berusia di atas 55 tahun lebih optimis daripada rekan-rekan mereka yang lebih muda.

Sebanyak 40 persen juga optimis tentang peluncuran dan efektivitas vaksin Covid-19 dibandingkan dengan hanya 20 persen dari kelompok usia yang lebih muda.

Kemudian, dua pertiga pekerja penuh waktu dari rumah merasa lebih siap menghadapi pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini daripada sebelumnya.

"Karena banyaknya orang yang bekerja dari rumah, potensi karyawan merasa terisolasi atau kewalahan meningkat," kata Crook, dari Canada Life dikutip dari Express.

Tapi sekarang, mereka bergantung pada keluarga dan teman, meditasi atau dukungan dari tempat kerjanya selama bekerja dari rumah akibat pandemi virus corona.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar