bank bjb
  
Yamaha

Majalengka Terapkan PPKM Mikro, Bupati: Ini Musim Hajatan

  Rabu, 10 Maret 2021   Editor
Majalengka Terapkan PPKM Mikro, Bupati: Ini Musim Hajatan
Bupati Majalengka Karna Sobahi. (ist)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah Kabupaten Majalengka menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarat (PPKM) berbasis mikro selama dua pekan ke depan, terhitung sejak 9 Maret hingga 22 Maret nanti. 

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, perpanjangan ketiga PPKM berbasis mikro di wilayahnya sesuai dengan intruksi mendagri dan keputusan gubernur Jawa Barat.

Mencermati perkembangan kasus Covid-19 di Majalengka, Karna menyatakan, sejak tanggal 23 Februari hingga 8 Maret kemarin, kasus masih menunjukkan fluktuasi. 

"Keadaan tersebut menunjukkan bahwa angka kasus terkonfirmasi di Kabupaten Majalengka menunjukkan ketidakstabilan," kata dia, melansir dari laman Pemkab Majalengka, Rabu (10/3/2021). 

Dia mengatakan, melihat kondisi itu serta seiring dengan diberlakukannya lagi PPKM, pihaknya akan memperketat pergerakan masyarakat terutama berkaitan dengan kerumunan.

"Misalnya saat ini sudah masuk ke musim hajatan dan agenda keagamaan seperti Rajaban, karena berdasarkan hasil kajian tim ahli kesehatan bahwa lahirnya kasus terkonfirmasi adalah dari kerumunan untuk itu kita akan lebih perketat lagi supaya bisa menekan laju Covid-19,” katanya.

Dia pun mengungkapkan, laju penyebaran Covid-19 di Majalengka distribusi terbesar kasus lahir dari klaster keluarga. Secara jumlah, mencapai 530 kasus atau setara 30% dari total kasus di Majalengka.

Meskipun kebijakan pembatasan kembali berlaku, Karna mengatakan bahwa daerahnya dari sisi pertumbuhan ekonomi memiliki nilai tinggi saat masa pandemi ini. Di Jawa Barat hanya kalah oleh Kota Banjar berdasarkan data yang dirilis BPS.  Dua sektor penunjang pertumbuhan ini adalah pertanian dan UMKM.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar