bank bjb
  

Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah? Ini Jawaban Satgas

  Jumat, 12 Maret 2021   Republika.co.id
Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah? Ini Jawaban Satgas
ilustrasi -- vaksinasi Covid-19 (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah memastikan sampai saat ini vaksin Covid-19 produksi Inggris, AstraZeneca, aman untuk digunakan. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengutip pernyataan yang lebih dulu disampaikan Regulator Obat Uni Eropa (EMA), Kamis (11/3) kemarin, bahwa sampai saat ini tidak ditemukan adanya indikasi bahwa vaksin AstraZeneca menyebabkan pembekuan darah.

Pernyataan Wiku ini merespons keputusan sejumlah negara di Eropa untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca karena adanya dugaan muncul kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berupa pembekuan darah. Terakhir, Denmark penggunaan vaksin AstraZeneca selama dua minggu setelah ada laporan kasus pembekuan darah, termasuk satu kematian pada Kamis (11/3).

"Pemerintah terus mengikuti perkembangan isu vaksin AstraZeneca. Namun prinsipnya vaksin AstraZeneca yang sudah ada di Indonesia aman untuk digunakan. Sesuai pernyataan EMA, tidak ada indikasi bahwa vaksinasi AstraZeneca menyebabkan pembekuan darah," ujar Wiku dalam keterangan pers, Jumat (12/3).

Selain itu, Wiku kembali mengutip pernyataan EMA, bahwa temuan kasus pembekuan darah pada penerima vaksinasi tidak terdaftar sebagai efek samping dari vaksin AstraZeneca. Bahkan faktanya, imbuh Wiku, lebih dari 10 juta dosis vaksin AstraZeneca yang telah digunakan tidak menunjukkan bukti peningkatan risiko emboli paru atau trombosis vena.

"Hal ini menunjukkan bahwa jumlah kejadian sejenis ini secara signifikan lebih rendah pada penerima suntikan vaksin dibanding angka kejadian pada masyarakat umum," ujar Wiku.

Kendati tetap mengacu pada bukti ilmiah bahwa vaksin AstraZeneca masih aman untuk digunakan, Wiku memastikan bahwa pemerintah terus memantau seluruh temuan KIPI terhadap seluruh penerima vaksinasi di Indonesia. Termasuk, apabila nanti vaksin AstraZeneca digunakan.

"Ke depan, penggunaan vaksin AstraZeneca ini akan terus dipantau sehingga jika terdapat KIPI dapat segera diambil langkah penanganan yang sesuai," katanya.

Sampai hari ini vaksin AstraZeneca belum disuntikkan kepada masyarakat Indonesia, meski sebanyak 1,1 juta dosis produk tersebut telah tiba pada awal pekan ini. Wiku menjamin, seluruh proses vaksinasi diawasi dengan ketat oleh fasilitas kesehatan penyelenggara vaksinasi dan temuan KIPI dipantau oleh Komnas KIP dan Kementerian Kesehatan.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar