Yamaha

Vaksinasi saat Ramadan, Puasa bisa Batal? Simak informasinya

  Kamis, 25 Maret 2021   Editor
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Komisi Fatwa MUI menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa.

Ketua Bidang Fatwa MUI, Kiai Asrorun Niam Sholeh mengatakan, vaksinasi adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu. Injeksi intramuskular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

AYO BACA : Kiat Agar Terbiasa Tahajud dan Keutamaan Shalat Malam

"Ketentuan hukumnya, vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa," kata Kiai Asrorun kepada Republika, Selasa (16/3), dikutip Ayocirebon.com, Rabu (17/3/2021).

Ia menyampaikan, hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya atau dlarar.

AYO BACA : Amalan dan Keutamaan Nisfu Syaban 2021

Sehubungan dengan itu, Komisi Fatwa MUI merekomendasikan, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

Merekomendasikan pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari di bulan Ramadhan terhadap umat Islam. Karena pada siangnya berpuasa dan dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik.

"Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19," ujarnya.

AYO BACA : Jadwal Puasa dan Lebaran 2021 dalam Kalender Islam dan Masehi Lengkap


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar