bank bjb
  

Peluang Tipis Liverpool Tembus 4 Besar Klasmen Liga Inggris

  Rabu, 17 Maret 2021   Republika.co.id
Peluang Tipis Liverpool Tembus 4 Besar Klasmen Liga Inggris
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp dan pemain andalannya Mohammed Salah (Instagram)

AYOCIREBON.COM--Liverpool membuka harapan finis di empat besar Liga Primer Inggris setelah menang 1-0 atas tuan rumah Wolves, Selasa (16/3) dini hari WIB. Diogo Jota membuka harapan itu berkat gol satu-satunya dalam laga tersebut. Gol itu seolah seperti pendobrak pintu bagi Liverpool untuk kembali memiliki harapan finis di empat besar.

Seperti dilansir Republika.co.id--jaringan ayomedan.id, The Reds tengah kehilangan arah di kompetisi lokal. Performanya musim ini jauh dari kata sempurna dan tak seperti yang mereka tunjukkan dua tahun terakhir. Sebagai juara bertahan, mereka tak bisa bicara banyak untuk mempertahankan gelar. Mohamed Salah dan kawan-kawan justru terseok-seok untuk sekadar bersaing di empat besar.

Bertandang ke markas Wolves sejatinya membawa beban berat bagi Liverpool karena mungkin akan berdampak buruk pada hasil akhir. Hal ini karena mereka menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan terakhir di Liga Inggris. Catatan itu cukup memberikan pukulan telak kepada mental para pemain Liverpool.

Namun, Dewi Fortuna memihak kepada mereka dengan membawa tiga poin ke Anfield. Kemenangan tersebut membuat mereka naik ke urutan keenam dari posisi kedelapan klasemen dengan mengemas 46 poin. Liverpool beruntung karena Everton dan Tottenham Hotspur justru mengalami kekalahan.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp adalah orang yang paling bahagia atas kemenangan tersebut. Bebannya seolah berkurang karena kini harapan finis di empat besar kembali terbuka lebar. Ia memandang tiga poin itu sangat penting dan tak peduli bagaimana tim mendapatkannya.

“Kami memenangkan tiga poin dengan buruk dan saya baik-baik saja dengan itu jika itu diperlukan untuk mencoba kembali ke jalur yang benar,” kata Klopp usai pertandingan dilansir dari Sky Sports.

Klopp ingin menjaga semangat kemenangan kepada pasukannya menjelang jeda internasional. Menurutnya, itu penting agar setelah jeda, timnya tetap dalam semangat yang sama, yaitu bergairah merebut kemenangan.

Pekerjaan rumah Liverpool saat ini adalah meraih poin sebanyak mungkin dari sembilan pertandingan terakhir. Misi the Reds diprediksi tak akan mudah terwujud mengingat beberapa tim berpotensi menjadi batu sandungan.

Arsenal akan menjadi lawan berikutnya. Meski the Gunners di bawah Liverpool di klasemen, pasukan Mikel Arteta tak bisa diremehkan. Mereka tetap sebagai salah satu tim terbaik dan tersukses di Inggris. Mereka juga tengah berambisi mengambil bagian di kompetisi Eropa musim depan. Jika Liverpool lengah, mereka dapat tumbang di Stadion Emirates.

Setelah itu, Liverpool akan menjamu Aston Villa di Anfield. Villa juga sama dengan Arsenal, mempunyai tekad bermain di kompetisi Eropa, karena posisinya kini berada di urutan kesembilan. Villa memiliki peluang memberikan masalah bagi Liverpool di Anfield karena tampil cukup konsisten sebagai kuda hitam musim ini.

Setelah itu, Liverpool ditunggu pasukan Marcelo Bielsa, yaitu Leeds United. Filosofi permainan Bielsa yang menyerang diprediksi akan membuat repot Liverpool.

Liverpool barangkali bisa lebih mudah mencuri poin ketika menjamu Newcastle United usai pertandingan melawan Leeds. Namun, potensi kehilangan poin penuh terbuka lebar ketika bertandang ke Old Trafford untuk melawan Manchester United.

Maka dari itu, Klopp mesti memanfaatkan sepenuhnya empat pertandingan terakhir, yaitu melawan Southampton, West Brom, Burnley, dan laga penutup Crystal Palace. Keempat tim ini diprediksi lebih mudah ditaklukkan dibandingkan lima tim sebelumnya.

Di tengah kondisi ini, mantan bek Liverpool Jamie Carragher memberikan suntikan semangat. Pria yang menjadi komentator sepak bola di Sky Sports ini mengatakan, mulai ragu dengan pendapatnya yang tak yakin mantan klubnya itu akan finis di empat besar. Carragher melihat, Liverpool memiliki peluang di empat besar. Ia bahkan meminta Liverpool untuk membuat tim-tim di atasnya gugup.

“Buat Leicester merasa gugup, buat Chelsea merasa gugup dengan posisi mereka sekarang,” kata Carragher.

Menurut Carragher, kemenangan terhadap Wolves luar biasa dampaknya kepada kompetisi empat besar karena tim-tim pesaing meraih hasil negatif pada akhir pekan lalu. Liverpool tidak boleh berpuas diri dengan hasil itu karena jalan masih terjal untuk mencapai empat besar.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar