Yamaha

Ada Ajakan Shalat Jumat Daring, MUI: Tidak Sah!

  Jumat, 19 Maret 2021   Republika.co.id
Ilustrasi. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjawab soal shalat Jumat secara daring atau online. Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Muhammad Cholil Nafis menanggapi itu dengan mengajak muslim menunaikan shalat Jumat secara luring atau hadir langsung di masjid setempat.

Kiai Cholil menegaskan ibadah shalat Jumat yang dilakukan secara daring menyalahi prinsip agama Islam. MUI pun tak menganjurkan hal tersebut demi alasan apapun.

"Jangan ada yang dengarkan Khutbah pakai host online via zoom. Apalagi sampai sholat Jumat berjamaah secara online ya. Itu tidak sah," tulis kiai Cholil di akun Twitter resminya yang dikutip Republika pada Jumat (19/3).

Kiai Cholil menyatakan ibadah shalat Jumat, termasuk Khutbah di dalamnya sudah ada ketentuannya. Ia menganjurkan Muslim agar mematuhi ketentuan yang berlaku sesuai syariat.

"Ya pasti tidak sah kalau Jumatan daring, apalagi pakai host segala. Khutbah itu ada syarat dan rukunnya. Saat khotib khutbah maka yang lain tidak boleh bicara. Shalat juga harus dalam satu area antara imam dan makmumnya," cuit kiai Cholil.

Pengurus PBNU tersebut tak lupa mengajak Muslim guna menunaikan ibadah shalat Jumat sesuai syariat yang berlaku.

"Ayo Jumat luring di Masjid terdekat, menyimak langsung khutbah dan shalat jamaah. Mari baca surat yasin, Al-Kahfi, Al-Waqiah dan Al-Mulk," cuit kiai Cholil.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar