bank bjb
  

1 Orang Warga Meninggal Setelah Ledakan Kilang Minyak Balongan

  Senin, 29 Maret 2021   Erika Lia
1 Orang Warga Meninggal Setelah Ledakan Kilang Minyak Balongan
Ledakan hebat terjadi di Kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jabar, Senin (29/3) dinihari. (dokumen Wong Indramayu)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Jumlah korban luka dan desa yang terdampak ledakan kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, bertambah. Sementara, seorang warga meninggal dunia akibat serangan jantung setelah mendengar ledakan.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Indramayu, jumlah korban luka berat menjadi 6 orang. Sementara, jumlah korban luka ringan menjadi 29 orang.

\"Seorang korban luka berat masih diidentifikasi,\" kata Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dodi Dwi Endrayadi, Senin (29/3/2021).

AYO BACA : Pengungsi Ledakan Kilang Minyak Balongan Butuh Makanan dan Air Minum

Sampai kini, korban luka berat yang berhasil diidentifikasi sejumlah 5 orang, masing-masing Kosim Bin Durakman (18), warga Desa Junti Kebon, Kecamatan Juntinyuat, Abdul alias Adil (18), warga Desa Junti Kedokan, Kecamatan Juntinyuat, Ibnu Ajis (18) dan Ahmad Asrori (18), warga Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, serta Khoirul Ikhwan (16), warga Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat.

Pun begitu dengan korban luka ringan yang bertambah 14 orang dari sebelumnya terdata 15 orang. Ke-14 korban luka ringan masih diidentifikasi.

Sementara 15 korban luka ringan yang telah berhasil diidentifikasi masing-masing Noaf Firmansyah (21), warga Desa/Kecamatan Balongan, Muhammad Sidiq Maulana (13), Guntur Maulana (13), dan Suteni (53), warga Desa/Kecamatan Balongan, Yasmin, Mulyana (82), Dawin (80), Romlah (55), Sanusi (90), Warti (80), Rokamah (80), Tiah (100), Raminah (60), M. Sidiq (13), serta Ade Suratman yang merupakan petugas keamanan Pertamina.

AYO BACA : Pertamina Berulang Sebabkan Bencana, KLHK Didesak Ajukan Pidana

Selain korban luka, diketahui seorang warga meninggal dunia pasca ledakan kilang. Warga tersebut teridentifikasi bernama Mashadi Dulkodir (62), warga Desa Balongan, Kecamatan Balongan.

Dulkodir meninggal dunia akibat serangan jantung pasca ledakan. Plt. Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya membenarkan korban meninggal dunia karena ledakan.

\"Ya, serangan jantung setelah ledakan,\" katanya.

Dulkodir sendiri diketahui tinggal sekitar 2 km dari lokasi tangki kilang yang meledak. Selain di Desa Balongan, ledakan kilang juga telah berdampak pada warga di desa lain di Kecamatan Balongan.

BPBD mencatat, jumlah desa yang terdampak pun rupanya meluas dari 5 desa menjadi 6 desa. Ke-6 desa itu yakni Balongan, Majakerta, Rawadalem, Sakaurip, Sukeraja, dan Tegalurung.

AYO BACA : Antisipasi Kekurangan Pasokan BBM, Polisi Pantau SPBU di Majalengka


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar