Yamaha

Cara Daftar Bansos dan BLT Rp 300.000 yang Cair April 2021, Cek Informasinya

  Rabu, 31 Maret 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi pencairan bansos dari kemensos April 2021

AYOCIREBON.COM- Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan tiga jenis bantuan sosial (bansos) pada 2021. Tiga jenis bansos tersebut yakni bansos tunai (BST), bantuan pangan non tunai (BPNT), serta program keluarga harapan (PKH). Beberapa bansos akan diairkan pada April 2021

Ketiga jenis bansos dari Kemensos tersebut memiliki jumlah bantuan dan skema penyaluran yang berbeda-beda. Untuk BST, bantuan yang diberikan sebesar Rp1,2 juta bagi setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan tersebut disalurkan dalam 4 tahap penyaluran, mulai Januari hingga April 2021, dengan pertahapnya sebesar Rp300 ribu.

Untuk BPNT, bantuan yang diberikan sebesar Rp2,4 juta bagi setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan bertahap setiap bulan, mulai Januari hingga Desember 2021, dengan besaran Rp200 ribu per tahap.

Untuk PKH, Kemensos akan menyalurkannya kepada masing-masing KPM dengan besaran yang disesuaikan dengan kondisi anggota keluarga KPM, dan maksimal diberikan untuk 4 orang per KPM.

Uang bansos 2021, PKH tersebut akan disalurkan dalam 4 tahap pencairan. Tahap 1 diberikan pada Januari 2021, tahap 2 pada April 2021, tahap 3 pada Juli 2021, dan tahap 4 pada 2021.

AYO BACA : Kiat Agar Terbiasa Tahajud dan Keutamaan Shalat Malam

Masyarakat yang ingin mendapatkan bansos dari Kemensos, harus terdaftar lebih dulu sebagai KPM yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Adapun syarat dan cara daftar peserta KPM DTKS Kemensos, yakni sebagai berikut:

Syarat Peserta KPM DTKS Kemensos

1. Warga miskin/rentan miskin.

2. Bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri.

3. Untuk BST, pastikan Anda warga terdampak Covid-19 atau kehilangan mata pencaharian karena pemutusan hubungan kerja (PHK).

AYO BACA : Pria Medan Ini Posting Video saat Bokep Bareng Bacarnya

Cara Daftar Peserta KPM DTKS Kemensos

1. Tidak ada pendaftaran secara online. Lakukan pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ke aparat pemerintah daerah setempat seperti RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa.

2. Setelah mendaftar di RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa, nantinya akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan.

3. Setelahnya, kamu membawa data pelengkap seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu.

4. Data yang telah dilengkapi, kemudian akan diproses oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), kantor kelurahan, dan kantor Walikota/Kabupaten.

5. Khusus untuk BPNT, nantinya akan dibuatkan rekening bank, dan akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

6. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga berguna untuk pendaftaran KIP Kuliah.

Pengecekan kepesertaan KPM DTKS, bisa dilihat di laman https://dtks.kemensos.go.id/, atau melalui aplikasi SIKS-Dataku.

Lalu, jika terdapat pengaduan permasalahan, dapat menghubungi via email ke [email protected], bisa juga melalui WhatsApp ke nomor 0811-1022-210. Perlu kamu ketahui, layanan Whatsapp ini tidak menerima layanan telepon. Kamu bisa kirimkan pesan dengan format: Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan.

AYO BACA : Ibu Hamil Dapat Bansos PKH dari Kemensos Rp 250.000 per bulan, Begini Cara Daftarnya


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar