Yamaha

Komentar Jokowi Usai Mabes Polri Diserang Zakiah Aini

  Kamis, 01 April 2021   A. Dadan Muhanda
Presiden Joko Widodo (Setkab.go.id)

AYOCIREBON.COM--Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa negara tidak akan membiarkan teroris dan tidak ada tempat untuk terorisme di Tanah Air.

Presiden Jokowi memberikan respons atas sejumlah aksi dan ancaman teror yang terjadi belakangan, Presiden pun meminta masyarakat tetap tenang namun menjaga kewaspadaan. 

AYO BACA : Kiat Agar Terbiasa Tahajud dan Keutamaan Shalat Malam

"Tapi juga waspada dan menjaga pesatuan. Dan kita semuanya bersatu melawan terorisme. Saya tegaskan lagi tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air," kata presiden dalam acara peresmian jalan tol di Tangerang Selatan, Kamis (1/4), dilansir Republika.co.id, jaringan ayocirebon.com

Selain itu, presiden juga secara khusus menginstruksikan peningkatan kewaspadaan. Dia memerintah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan untuk memperketat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala ancaman. 

AYO BACA : Bacaan Ayat Kursi Latin dan Terjemahan serta Manfaatnya Jika Sering Dibaca

"Dan kita semuanya bersatu melawan terorisme. Saya juga telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan," kata presiden. 

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita tidak dikenal menerobos masuk ke halaman Bareskrim Polri pada Rabu (31/3). Polisi pun sigap menembak mati wanita tersebut setelah terlihat menodongkan benda diduga senjata api kepada petugas di sana.

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, peristiwa itu adalah serangan terhadap petugas dengan senjata api. Pelaku beraksi sendiri atau lone wolf. 

 

AYO BACA : Profil Zakiah Aini, Penyerang Mabes Polri


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar