Yamaha

Jadi Tersangka Korupsi Bansos Covid-19, Bupati Bandung Barat dan Anak Sakit

  Kamis, 01 April 2021   Restu Nugraha
Bupati Bandung Barat Aa Umbara. (Ayobandung.com)

BANDUNG BARAT, AYOCIREBON.COM -- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna tak nampak saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial KBB tahun 2020, Kamis (1/4/2021).

Berdasarkan keterangan KPK, Aa Umbara Sutisna (AUS) tak datang memenuhi panggilan karena tengah sakit. Pun sang anak, Andri Wibawa (AW).

"2 tersangka yaitu AUS dan AW hari ini telah dilakukan pemanggilan namun yang bersangkutan mengkonfirmasi tidak bisa hadir karena sakit," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam siaran persnya kepada Ayobandung.com, Kamis (1/4/2021). 

AYO BACA: Dulu Mensos, Sekarang Bupati dan Anaknya di Bandung Barat Korupsi Bansos Covid-19 
AYO BACA: Fungsi Penerbangan Komersil Bandara Kertajati yang Tak Pernah Terwujud 

"Tim penyidik akan melakukan penjadwalan dan pemanggilan ulang yang akan kami informasikan lebih lanjut dan mengingatkan agar para tersangka kooperatif hadir memenuhi panggilan dimaksud," tambah Alexander Marwata. 

Terkait hal itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin membenarkan bahwa Aa Umbara tengah sakit. Saat ini, politisi Partai Nasdem itu dikabarkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Advent.

"Dapat info itu sedang sakit di RS Advent. Belum sempat (menjenguk), karena baru dapat kabar juga," paparnya. 

Asep Sodikin mengaku tak bisa memberikan komentar lebih banyak. "Kita enggak akan memberikan komentar karena bukan ranah kita," ungkap Asep.

Dirinya hanya mendoakan yang terbaik untuk Aa Umbara dan memilih melihat proses dan perkembangan selanjutnya.

"Mendoakan yang terbaik, kita lihat saja perkembangannya seperti apa karena ini baru tahu juga," pungkasnya. 

AYO BACA: Penurunan Tanah di Pantura Jawa dan Ancamannya
AYO BACA: Zakiah Aini yang tak Pulang, Polisi Pinta Warga Tidak Kucilkan Keluarganya

Berdasarkan keterangan KPK, Aa Umbara diduga mendapatkan uang sebesar Rp1 miliar dari proyek pengadaan Bahan Pangan Bansos dan Bansos PSBB senilai Rp15,8 miliar.

Selain Aa Umbara, lembaga antirasuah juga menjerat pemilik PT Jagat Dirgantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang, M. Totoh Gunawan dan seorang wiraswasta bernama Andri Wibawa. Andri merupakan anak dari Aa Umbara. 

Pasca ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rumah Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna di Jalan Murhadi Desa Lembang, Kecamatan Lembang terpantau sepi. 

Rumah Aa Umbara Sepi

Beda dengan hari biasa, kediaman Politisi Partai Nasdem itu tak ramai dikunjungi tamu. Pintu gerbang berwarna hitam tampak rapat tertutup rapat. 

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, parkiran depan rumah itu pun terlihat lenggang. Tak terlihat pula kendaraan roda empat yang biasa memenuhi area rumah bupati, hanya ada beberapa sepeda motor terparkir di teras.

AYO BACA: Kementerian Agama akan Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Pada 12 April 2021
AYO BACA: Zakiah Aini Sebut Pemerintah Tagut dan Pemilu Buatan Kafir

Sejumlah tetangga tak mau komentar tentang kasus yang menjerat orang nomor satu di KBB itu.

"Enggak tahu, tanya saja langsung sama orangnya," kata seorang tetangga yang enggan disebut namanya itu. 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar