Yamaha

Dugaan Pembunuhan Laskar FPI, 3 Polisi Dijadikan Tersangka

  Rabu, 07 April 2021   Fichri Hakiim
ilustrasi laskar FPI. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Polri menetapkan tiga anggotanya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan di uar hukum terhadap empat Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek (Tol Japek) akhir tahun lalu.

AYO BACA : Mudik Dilarang, Objek Wisata di Kota Cirebon Keukeuh Buka

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menjelaskan, meski ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga saat ini belum dilakukan penahanan. Sebelumnya, ketiganya bertugas di Polda Metro Jaya dan diduga terlibat dalam kasus unlawful killing.

AYO BACA : Korupsi Bansos Covid-19, Aa Umbara Terlena Gaya Hidup dan Politik

"Kami masih melihat tersangka apakah (perlu) ditahan, nanti akan dilakukan oleh penyidik. Nanti akan dipertimbangkan," ujar Rusdi, Rabu 7 April 2021.

Asalnya dari gelar perkara pihak kepolisian, ketiga orang tersebut berstatus terlapor lalu dinaikkan menjadi tersangka. Akibatnya mereka terancam 15 tahun penjara berdasarkan Pasal 338 jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

Namun, salah satu polisi berinisial EPZ telah meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal awal Januari kemarin. Penyidikan terhadap EPZ pun dihentikan.

"Tetapi ada satu terlapor inisial EPZ meninggal dunia. Berdasarkan 109 KUHAP, karena yang bersangkutan meninggal dunia maka penyidikannya langsung dihentikan," jelasnya.

AYO BACA : Meskipun Mengandung Babi, Pengurus MUI Siap Divaksin Astrazeneca


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar