bank bjb
  
Yamaha

Belum Ada Arahan Teknis, Dishub Jabar Belum Sosialisasikan Larangan Mudik

  Rabu, 07 April 2021   Editor
Belum Ada Arahan Teknis, Dishub Jabar Belum Sosialisasikan Larangan Mudik
ilustrasi larangan mudik. (Ayocirebon.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Dinas Perhubungan Jawa Barat belum bisa menyosialisasikan kebijakan larangan mudik 2021 lantaran masih menunggu arah teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Jabar Hery Antasari mengatakan, hal tersebut demi mengantisipasi bilmana ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Saya masih menunggu peraturan menteri perhubungannya ya, takutnya nanti ada hal yang baru, ada hal teknis yang tidak sesuai, kemudian sosialisasi sudah kadung dilakukan itu kan agak ini (bingung) juga,” ujar Hery kepada wartawan, Rabu 7 April 2021, dikutip Republika.

AYO BACA : Mudik Dilarang, Objek Wisata di Kota Cirebon Keukeuh Buka

Saat ini, kata Hery, untuk sementara pegangan daerah sudah banyak. Yakni, lewat surat edaran 12 dari satgas nasional, kemudian surat edaran nomor 24 tahun 2021 dari Kemenhub bisa jadi patokan, cukup teknis. \"Itu jadi materi yang kita sosialisasikan, tapi tidak secara langsung ke PO dulu, takut ada perubahan,” kata Hery.

Meski begitu, kata dia, pelaksanaan teknis sudah mulai disiapkan. Seperti penyekatan atau sanksi yang diberikan kepada pelanggar. Sejauh ini, pihaknya berpatokan pada aturan yang tertuang dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penyekatan jalur keluar masuk di perbatasan hingga menyiagakan petugas di cek poin pun akan tetap ada saat musim mudik lebaran.

AYO BACA : Sandiaga Uno Prediksi Tempat Wisata Penuh saat Penuh Dilarang

“Sebentar lagi lah mungkin, keluar surat dari Kemenhubnya. Tapi sementara itu sudah ada komunikasi dai SE (seurat edaran). Kalau tidak diperbolehkan (mudik), sanksi gambarannya seperti PSBB, dari mulai administratif, denda, sampai dibalikkan,” paparnya.

“Yang pasti penyekatan cek poin pasti akan ada. Di mana titiknya, itu yang masih menunggu,” imbuh Hery.

Diketahui, Pemerintah telah memutuskan untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun 2021. Hal itu berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat 26 Maret 2021. Menko PMK menyebutkan larangan mudik lebaran tahun ini akan diberlakukan tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi sebelumnya yakni pada beberapa kali masa libur panjang, termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.

AYO BACA : Kemenhub Batal Terbitkan Edaran Larangan Mudik Hari Ini


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar