bank bjb
  
Yamaha

Buruh Bakal Demo Tolak Ciptaker Lagi, Termasuk Bahas THR

  Jumat, 09 April 2021   Idham Nur Indrajaya
Buruh Bakal Demo Tolak Ciptaker Lagi, Termasuk Bahas THR
ilustrasi demo penolakan UU Ciptaker. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Para buruh berencana untuk menggelar aksi besar-besaran pada hari Senin, 12 April 2021. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jabar Sabila Rosyad menyatakan, rencana aksi tersebut bakal diselenggarakan di 20 provinsi, termasuk Jabar.

Menurut dia, aksi digelar dalam rangka penolakan UU Ciptaker dan sistem pembayaran THR yang dicicil. Sementara anggota serikatnya yang terlibat dalam aksi Senin nanti berkisar ratusan orang.

AYO BACA : Termasuk Cirebon, 10 Tim Percepatan Digitalisasi Daerah di Jabar Dikukuhkan

Namun, jika nantinya ada serikat buruh lain yang ikut terlibat, nantinya aksi itu akan menjadi aksi gabungan. Sabila pun menekankan, aksi ini akan menjadi aksi damai.

Dalam surat instruksi Aksi Unjuk Rasa yang dikeluarkan DPW FSPMI, disebutkan bahwa para peserta aksi di Gedung Sate pada hari Senin di antaranya berasal dari Bandung Raya, Bogor, Karawang, Purwakarta, Subang, Bekasi, Cianjur hingga Subang. Selain aksi di Gedung Sate, para buruh pun akan berunjuk rasa di perusahaannya masing-masing.

AYO BACA : Link Download Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan 2021 Se-Indonesia

Selain mendesak pemerintah untuk menegaskan kebijakan soal THR, para buruh pun menuntut pemerintah untuk mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja Nomor 11/2020. Buruh pun mendesak penuntasan dugaan kasus korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Roy Jinto, masih mempertimbangkan keikutsertaan pihaknya dalam aksi tersebut. Pertimbangan itu dilatarbelakangi oleh situasi pandemi yang mengisyaratkan pembatasan aktivitas dalam skala-skala tertentu.

"Adanya pembatasan itu yang menjadi kerepotan kita," ujar Roy.

Meski ada kemungkinan tidak akan ikut serta, Roy menegaskan, FSP TSK SPSI akan satu suara dengan tuntutan yang disuarakan dalam aksi.

"Itu yang masih disuarakan oleh kaum buruh. Kita minta THR tak ada penundaan karena tahun kemarin sudah ditunda. Jangan berlindung terus di balik alasan pandemi," tegas Roy.

AYO BACA : Daftar Daerah Boleh Lakukan Perjalanan di Masa Larangan Mudik Lebaran 2021


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar